Kembalikan kepada Kemeterian Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakar Epidemiologi Unair Surabaya, dr Windhu Purnomo
Pakar Epidemiologi Unair Surabaya, dr Windhu Purnomo

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dengan kondisi 7 bulan, kasus Covid-19 di Indonesia masih terus menanjak. Saya berharap penanganan wabah penyakit menular dikembalikan kepada Kemeterian Kesehatan (Kemenkes). Karena memang "leading sector”-nya adalah kesehatan, bukan sektor lain. Jadi koordinasi seharusnya di bawah Kemenkes. Bukan seperti selama ini, yang dirangkap-rangkap.

Seharusnya Kemenkes sebagai koordinator penanganan Covid-19, karena wabah Covid-19 adalah "underlying problem" dari semua yang terjadi saat ini. Kontraksi ekonomi yang terjadi akibat dari terjadinya wabah. Bila wabah berhasil dikendalikan, maka semua akibat yang terjadi di banyak sektor, termasuk ekonomi, akan pulih dengan sendirinya.

Dengan ditunjuknya Kemenkes sebagai koordinator, maka pertimbangan kesehatan masyarakat akan menjadi prioritas utama daripada pertimbangan lain, sehingga akan mempercepat terkendalinya wabah.

Saat ini, pengendalian wabah tidak berfokus utama pada kesehatan masyarakat, sehingga mengakibatkan hampir tujuh bulan kasus COVID-19 terus mendaki tanpa jelas kapan puncaknya, apalagi berakhirnya.

Ibaratnya penanganan sebuah penyakit, saat ini kita hanya mengobati gejalanya saja, tidak pada penyakit utamanya, sehingga penyakitnya sendiri tidak sembuh-sembuh.

Yang mungkin bisa dilakukan Kemenkes bila menjadi koordinator yaitu membuat strategi utama pemutusan rantai penularan adalah case finding (penemuan kasus) melalui testing dan tracing yang masif melebihi standar minimum, yang saat ini masih hanya separuh, dan tidak merata secara proporsional di semua wilayah.

Tidak boleh ada wilayah yang mempunyai jumlah testing dan tracing yang tidak standar. Target testing 1000 test per 1 juta penduduk setiap minggu, dan tracing sebanyak 30 kontak erat untuk setiap orang yang terkonfirmasi positif. Setiap kasus yang ditemukan harus diisolasi dan atau di-treatment.

Suatu wilayah yang jumlah testingnya belum mencapai standar minimum tidak bisa disebutkan tingkat risikonya juga tidak bisa disebut warna zonanya, atau sebut misalnya sebagai zona abu-abu.

Wilayah dengan zona merah, oranye dan abu-abu harus dilakukan pembatasan pergerakan masyarakat yanh ketat, baik di dalam maupun antar wilayah. Tidak boleh ada kegiatan bisnis di luar yang esensial. Jumlah pekerja sektor esensial pun yang boleh aktif ke kantor atau ke lokasi bisnis hanya maksimum 10 persen, lainnya harus WFH.

Di wilayah dengan zona kuning dan hijau harus dilakukan pendisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan secara 100 persen tanpa diskresi. Pendisiplinan dilakukan melalui administration control yang ketat, melalui edukasi terus menerus dan social control.

Siapa pun yang melakukan pelanggaran, termasuk tokoh masyarakat formal atau informal, harus diberi sanksi tegas tanpa pandang bulu.

Harapan saya pelayanan kesehatan di hilir, yaitu di rumah sakit harus ditingkatkan, dengan peningkatan kapasitas bed isolasi, dan alat-alat bantu penyelamatan jiwa, tenaga kesehatan, sistem rujukan yang mengatur pengalokasian tempat tidur rumah sakit rujukan, rumah sakit darurat, dan fasilitas isolasi non rumah sakit, dan sistem informasi satu pintu. adt

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…