Terdakwa Ibu dan Anak Pengedar Pil Double L Diperiksa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Majelis Hakim Safri Abdullah menanyakan kepada terdakwa Kristin saat sidang perkara pengedaran pil Double L yang di gelar online di Ruang Garuda 2, Pengadilan Negeri, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/9).SP/Patrik Cahyo
Majelis Hakim Safri Abdullah menanyakan kepada terdakwa Kristin saat sidang perkara pengedaran pil Double L yang di gelar online di Ruang Garuda 2, Pengadilan Negeri, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/9).SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Ibu dengan anak terpaksa mendekam di sel berjeruji dalam kasus perkara sidang pengedaran pil double L saat sidang online yang digelar di Ruang Garuda, Pengadilan Negari, Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/9/2020). Sidang perkara tersebut dengan agenda pemeriksaan kedua terdakwa.

Sidang yang digelar online tersebut dihadiri oleh kedua terdakwa ibu yang bernama kristin dan anak putranya Johan, siap untuk mengikuti persidangan. Majelis Hakim membuka persidangan kasus pengedaran pil double L menanyakan pada terdakwa.

Majelis hakim Safri Abdullah mengatakan pada terdakwa Kristin kenapa anda di tangkap oleh pihak kepolisian? Saat persidangan berlangsung. Terdakwa menjawab ada pihak yang melaporkan saksi yang  bernama hendri hingga dikembangkan ke polisi, “ ungkap Kristin.

Menurut data yang dihimpun oleh Surabaya Pagi, bahwa terdakwa memperoleh barang haram berupa pil double l tersebut berasal dari Marvin dengan cara menghubungi untuk memesan barang tersebut. Selain itu pil double l sistem pengirimannya dari Bandung dan langsung dikirim pada Hendri yang memesan hingga beberapa kali dengan pembayaran melalui transfer sebanyak 20 kali.

Saat ditanya oleh Majelis Hakim, Johan benar merupakan anak Kristin, terdakwa Johan mengatakan benar pak” ungkapnya. Johan yang menjadi pengedar saat mengirim barang haram tersebut dengan dihubungi oleh marvin kalo mengambil pil double l.

Pemesanan barang haram tersebut melalui telpon saat ada permintaan untuk kirim barang. Lalu Hendri setor tunai atau transfer ke rekening atas nama Johan. Saat dalam persidangan terdapat barang bukti hp karena minggu lalu udah ada barang bukti double l.

Selain itu terdakwa mengambil barang dari Marvin temannya dengan harga Rp.17.000 lalu mengirim ke Hendri dengan harga Rp. 22.000. Dalam satu bulan terdakwa melakukan pengiriman selama 20 kali pengiriman.

Jaksa Penutut Umum (JPU) menanyakan lebih dalam ke Ibu Kristin, “Berapa jumlah barang yang dikirim pada bulan februari kepada para saudara, “ungkapnya. Terdakwa menjawab yang terakhir kali pada bulan februari sekitar 10 dus,”ungkap Kristin.

Majelis Hakim menutup persidangan dengan menanyakan pada JPU apa perlu mengajukan saksi dalam persidangan untuk tuntutan terdakwa. JPU mengatakan sidang di lanjutkan minggu depan yang Mulia”pungkas JPU. Pat

 

Berita Terbaru

Dongkrak Penghasil PAD, Disnakkan Bondowoso Mulai Bidik Lomba Mancing

Dongkrak Penghasil PAD, Disnakkan Bondowoso Mulai Bidik Lomba Mancing

Selasa, 18 Agu 2026 15:01 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso mulai mengarahkan…

Diduga Tanda Tangan Dipalsukan, Direktur Baru hingga Notaris PT JPC Diadukan ke Polisi

Diduga Tanda Tangan Dipalsukan, Direktur Baru hingga Notaris PT JPC Diadukan ke Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 15:01 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:01 WIB

‎‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Polemik di tubuh PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir. Persoalan perusahaan pengelola lahan parkir off-street di Jalan dr…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan se-Jawa Timur melalui PKS Layanan Jasa Perbankan Satuan Pendidikan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan se-Jawa Timur melalui PKS Layanan Jasa Perbankan Satuan Pendidikan

Selasa, 18 Agu 2026 14:43 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 14:43 WIB

SurabayaPagi, Batu - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui…

Solidaritas ke Warga NTT Terdampak Gempa, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Solidaritas ke Warga NTT Terdampak Gempa, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Selasa, 18 Agu 2026 13:50 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Meninjau peristiwa musibah gempa di Nusa Tenggara Timur, Pesta Kemerdekaan di Pemerintah Kabupaten Tuban, Jawa Timur dalam rangka…

Musim Kemarau, Pamekasan Dropping Air Bersih ke 82 Desa Terdampak Kekeringan

Musim Kemarau, Pamekasan Dropping Air Bersih ke 82 Desa Terdampak Kekeringan

Selasa, 18 Agu 2026 13:36 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Selama musim kemarau panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berkomitmen menyalurkan bantuan air bersih ke masyarakat…

Targetkan Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat Tuntas Oktober, Pemkab: Tinggal 25 Persen

Targetkan Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat Tuntas Oktober, Pemkab: Tinggal 25 Persen

Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti program unggulan Presiden Prabowo terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan,…