Dua Insiden Warnai Pengundian Nomor Urut Paslon di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga Paslon saat mengangkat nomor urut dalam acara pengundian nomor urut pilkada Lamongan.SP/MUHAJIRIN KASRUN
Tiga Paslon saat mengangkat nomor urut dalam acara pengundian nomor urut pilkada Lamongan.SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

Wartawan Tak Boleh Masuk Hingga Pengundian Nomer Diulang

 SURABAYA PAGI, Lamongan - Pengundian nomor urut calon bupati dan wakil bupati oleh KPUD Lamongan di Lamongan Sport Center pada, Kamis (24/9/2020) diwarnai dua insiden. Bahkan karena insiden itu proses pengundian nomor urut sempat terhenti.

Dua insiden yang dimaksud adalah dilarangnya wartawan masuk ke lokasi acara, karena alasan dalam PKPU yang baru tidak menyebutkan wartawan bisa masuk dan meliput ke arena acara.

Situasi panas di depan pintu masuk akhirnya terselesaikan, setelah Kapolres Lamongan AKBP Harun mempersilahkan awak media masuk, setelah melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Timur. "Silahkan teman-teman wartawan masuk dengan memakai id card dan melakukan peliputan di tribun atas atau ring 2," ujar Harun panggilan akrab Kapolres Lamongan ini.

Baru insiden pertama terselesaikan, tidak lama kemudian ada insiden lagi, dimana pengundian yang dilakukan oleh masing-masing calon wakil bupati untuk menentukan siapa yang berhak mengambil pertama undian untuk pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Lamongan oleh Calon Bupati.

Saat Calon Wakil Bupati Saim mengambil nomor undian, semua terdiam dan ada insiden untuk mengulang kembali proses pengundian dari awal. Menurut kabar yang beredar, diulangnya pengundian nomor urut itu karena ada ketersinggungan dari Saim, Calon Wakil Bupati pasangan Kartika Hidayati.

“Saim juga mengatakan, tanya Pak Badar “Ketua Bawaslu Kab. Lamongan” saja lah, kalau pak Badar minta diulang, ya diulang saja. Kalau tidak diulang ya tidak akan muncul mas nomornya,” kata Saim pada awak media.

Miftakhul Badar ketua Bawaslu Lamongan mengungkapkan, terkait insiden itu yang pertama bahwa, nomor undian yang disediakan KPUD Lamongan tidak sesuai standar, karena nomor yang tertera di media undian bisa dibaca jelas.

Karena seperti itu, Bawaslu memberikan saran perbaikannya, harus diganti dengan media undian yg nomornya tidak terlihat, dan saran itu ditindak lanjuti dengan mengganti lot undian yang nomornya tidak terlihat.

Saat didesak apakah dalam lot undian itu ada kata kata tidak senonoh seperti kabar yang beredar, Badar sapaan akrabnya menuturkan, bahwa benar di salah satu lot tersebut ada kata-kata “tertentu”.

"Tulisan itu sedang kami dalami, apakah patut diduga pelanggaran atau tidak. Benar juga, memang tadi ada salah satu calon yang keberatan dengan keberadaan tulisan itu, namun kami belum bisa menyimpulkan itu pelanggaran atau tidak," ujarnya.

Ketua KPUD Lamongan, Mahrus Ali menyebutkan, dua insiden wartawan dan pengundian hanya mis komunikasi saja. "Miskomunikasi saja tadi terkait  Nomor dimasukan di bola kok malah di tulis di luar yang akhirnya kalau di aduk jadi kelihatan, makanya di ganti model lot," katanya.

Sementara itu dalam pengundian nomor urut tersebut, nomor urut 1 Paslon Ir Suhandoyo - Astiti Suwarni, Paslon nomor 2 Yuhronur Efendi-Abd Rouf, pasangan nomor 3 Kartika Hidayati-Saim.Jir

 

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…