Buaya Dua Meter Lepas, Warga Gresikan Ribut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Buaya sapit yang diamankan petugas Satpol PP Surabaya, ditunjukkan di depan kantor Satpol PP Surabaya, Kamis (24/9/2020). Sp/humas pemkot surabaya
Buaya sapit yang diamankan petugas Satpol PP Surabaya, ditunjukkan di depan kantor Satpol PP Surabaya, Kamis (24/9/2020). Sp/humas pemkot surabaya

i

 SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Suasana di kawasan Jalan Gresikan Surabaya, Rabu (23/9/2020) malam kemarin gaduh. Pasalnya, beberapa warga berteriak-teriak karena ada buaya sepanjang dua meter berkeliaran di kawasan padat penduduk itu.

Ternyata, buaya sepanjang dua meter itu, merupakan peliharaan salah satu warga Jalan Gresikan, yang diduga lepas dari kandangnya. Pemilik buaya dua meter itu diketahui bernama M Puji Syaturi, 18 tahun, warga di Jalan Gresikan Surabaya.

Semuanya berawal saat ada warga yang melapor di Command Center 112, Rabu (23/9/2020) malam. Kini, hingga semalam, suasana warga di Jalan Gresikan sudah kondusif. Namun, pemilik buaya dua meter harus merelakan peliharaannya karena diamankan di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BKSDA Jatim).

“Awalnya kami menerima laporan dari warga melalui command center 112. Setelah tim terjun, akhirnya kami evakuasi, karena membuat resah dan mengganggu ketertiban umum,” kata Kepala BPB Linmas Kota Surabaya, Irvan Widiyanto, Kamis (24/9/2020) malam.

Irvan menjelaskan, kabar dari warga itu masuk ke Command Center sekitar pukul 21:33 WIB. "Jenis buaya sapit, panjangnya sekitar 2 meter," kata Irvan Widyanto.

Setelah berhasil dievakuasi, buaya itu kemudian dibawa ke kantor BPB Linmas Surabaya di Jalan Jaksa Agung Suprapto.Buaya itu sempat dikarantina hingga akhirnya diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BKSDA Jatim).

Irvan Widyanto berharap tak ada lagi warga yang memelihara hewan berbahaya tersebut. Apalagi, sampai menimbulkan keresahan di lingkungan warga sekitar.

 

Pemilik Buaya Menangis

Sementara, pemilik buaya Puji Syaturi, menangis, saat buayanya diamankan. Pasalnya, buaya Sapit itu sudah dipelihara Puji selama 2 tahun. "Ya jelas menangis. Karena dirawat sejak kecil," ujar Hadi Jatmiko (59), tetangga Puji, seperti dikutip dari laman detikcom, Kamis (24/9/2020).

Evakuasi buaya jenis sepit itu membuat warga berkerumun. Mereka penasaran dengan evakuasi buaya yang juga disebut senyulong tersebut. "Orang banyak datang ke sini, mulai dari RW, Kelurahan, habis Magrib atau sekitar jam 18.00 WIB. Jam 21.00 WIB buaya itu dibawa," kata Hadi. Hadi mengatakan yang ia tahu, buaya tersebut dipelihara Puji sejak kecil. Namun setelah itu, ia lama tidak melihat buaya tersebut. Tahu-tahu, ia melihat buaya itu sudah besar saat dievakuasi kemarin. "Tahu-tahu sudah besar. Itu dirawat di belakang rumahnya, tembok semuanya, jadi bikinkan kolam gitu," kata Hadi.

Hadi menambahkan jika buaya peliharaan Puji tersebut tidak pernah keluar. Warga lain juga tidak tahu jika buaya tersebut sudah besar. "Warga itu tahunya dua tiga hari kemarin. Tahu-tahu sudah besar. Baru warga bereaksi, kemudian ada yang melaporkan ke Command center 112. Binatang seperti itu kan harus ada surat-surat izinnya kan. Karena binatang seperti itu bisa besar," kata Hadi. byt/ana

Berita Terbaru

AHY Ditunjuk Ketua Dewan Pakar IKA UNAIR, Siap Jembatani Kampus dan Kebijakan Publik

AHY Ditunjuk Ketua Dewan Pakar IKA UNAIR, Siap Jembatani Kampus dan Kebijakan Publik

Rabu, 24 Jun 2026 09:13 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 09:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi dipercaya menjadi K…

DPRD Jatim Desak Perda BUMD Pangan Segera Dibahas, Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi Pertanian

DPRD Jatim Desak Perda BUMD Pangan Segera Dibahas, Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi Pertanian

Rabu, 24 Jun 2026 08:36 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SUrabaya – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menyusun dan membahas rancangan peraturan daerah (Perda) terkait p…

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …