Ketua Aisyiyah Surabaya : MA-Mujiaman Figur Tepat Pimpin Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lita Machfud Arifin didampingi Tia Mujiaman bertemu dengan pengurus Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya. Minggu (27/9).SP/Alqomaruddin
Lita Machfud Arifin didampingi Tia Mujiaman bertemu dengan pengurus Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya. Minggu (27/9).SP/Alqomaruddin

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebagai seorang istri calon Wali Kota Surabaya, Lita Machfud Arifin juga turut serta membantu Machfud Arifin. Siang tadi, Minggu (27/9/2020) Lita didampingi Tia Mujiaman bertemu dengan pengurus Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Lita menceritakan bagaimana akhirnya Machfud meneguhkan hati untuk mau maju sebagai Wali Kota Surabaya. Setiap langkah yang dilakukan oleh Machfud Arifin tidak lepas dari dukungan Lita dengan didampingi nilai-nilai religius.

Semua cerita Lita itu membuat pengurus Aisyiyah surabaya tertegun. Apa yang telah Lita lakukan sebagai seorang istri perwira tinggi dan ibu rumah tangga penuh dengan nilai religius.

"Alhamdulillah setelah kami mendengar paparan dari ibu Lita tadi kami semakin yakin bahwa ternyata calon dari Wali Kota ini sangat religius sekali," ungkap Alifah Hikmawati Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya.

Alifah berharap nilai religi yang diterapkan oleh Machfud Arifin dalam membina keluarga juga bisa dilakukan saat Machfud Arifin membina warga Kota Surabaya jika nanti Machfud terpilih. Sehingga masyarakat memiliki kepuasan hidup dikotanya sendiri. "Bu Lita semakin membuat kita yakin jika memilih pak Machfud sebagai calon walikota surabaya adalah pilihan yang tepat," ujar Alifah

"Insya allah kami bergerak mensosialisasikan kepada warga Aisyiyah dari mulai tingkat cabang sampai ke ranting, insya allah kami membantu memberikan dukungan sepenuhnya karena memang hanya Bapak Machfud-Mujiaman yang tepat memimpin kota tercinta ini," tuturnya.

Sementara itu, istri Machfud Arifin, Lita Machfud Arifin mengatakan bahwa rencana pertemuannya dengan Aisyiyah Surabaya itu telah jauh-jauh hari. “Saya sangat bahagia ini adalah jawaban dari doa saya, dan saya memang mengabsen satu per satu organisasi wanita yang sudah dari awal berniat mendukung kami," kata Lita.

"Saya tadi sudah menyampaikan kepada pengurus bagaimana awal cerita kami mau menjadi calon walikota Surabaya dengan niatan yang sungguh-sungguh tulus bawah ini adalah niatan keimanan untuk mengabdi pada warga surabaya," tambahnya.

Lita mengatakan bahwa pilihan Machfud untuk maju sebagai Wali Kota semata-mata ingin bermanfaat untuk orang banyak. Ia berharap setiap keputusan dan tanda tangan Seorang walikota bisa mempermudah jalan ke surga.

"Ini betul-betul sebagai Pengabdian dalam bingkai keimanan bagi kami ke Surga," tegas Lita.

Menurutnya aisyiyah menjadi super team bagi Machfud Arifin. Tak hanya menjadi super team dalam pemenangan, jika MA - Mujiaman terpilih Aisyiyah juga akan menjadi kekuatan Lita dalam menjangkau organisasi wanita.

"Menjadi super tim kita juga untuk membantu saya bisa menjangkau, bisa memberi bantuan. Bisa merangkul semua organisasi wanita sehingga membuat organisasi wanita berjalan dengan baik dan terbantu dengan baik kedepannya," jelasnya

Tak hanya itu, permasalahan yang kerap terjadi di kalangan organisasi Aisyiyah adalah rendahnya upah guru Aisyiyah yang tak sebanding dengan nilai pengabdian. Lita menuturkan hal tersebut telah ada dalam Visi-Misi MA-Mujiiaman untuk mensejahterakan guru-guru.

"Sudah ada dalam visi-misi Pak Machfud bawa itu semua akan dipertimbangkan sesuai dengan kemampuan Kota Surabaya, janganlah sampai itu dibawa UMR, apalagi jauh sekali, kasihan mereka sedangkan tugas mereka berat, dan mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang mencerdaskan generasi bangsa ini," tutur perempuan yang juga pengurus Dekranas pusat ini. Alq

Berita Terbaru

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

PONOROGO– Dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun 2023-2026, yang menyeret Mantan Ketua DPRD Sunarto dan Kabag K…

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…