Isu PKI, Bikin tak Mendidik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengamat Politik FISIP UINSA, Andri Arianto, MA
Pengamat Politik FISIP UINSA, Andri Arianto, MA

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bahwa generasi lama atau orang perintis kemerdekaan sampai kemerdekaan memiliki imajinasi sosiologi politik yang kuat dari segala blok politik.

Baik dari blok politik Islam, nasionalis, dan komunis. Seperti lagu Indonesia Raya ada salah satu bait yang 'disanalah aku berdiri' jadi imajinasi pembangunan Indonesia sangat kuat. Generasi dulu wawasannya bagus, sekarang perangkat kerjanya 4.0 tapi wawasannya 0.4 sehingga isu yang selalu di agendakan adalah kebangkitan PKI.

Hal itu beralasan bahwa semua blok politik punya imajinasi berjuang dan mendefinisikan masyarakat Indonesia seperti apa.

Meskipun di saat itu perkembangannya jadi perang dingin antar blok komunis dan liberal kapitalis.

Memang Indonesia disaat orang menuntut kesejahteraan atau keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan banyak orang kemudian memperjuangkan hak tersebut dan tidak cocok dengan pandangan elit politik maka elit politik memunculkan isu kebangkitan PKI.

Lalu soal kepentingan dengan selalu memunculkan isu PKI, itu hanya terjadi saat perebutan politik kekuasaan.

Ketika perebutan politik kekuasaan akan dihembuskan saat rivalitas politik atau koalisi oposisi yang bersebrangan dengan pemerintah dan menganggap pemerintah bahwa cara cara PKI dan sebaliknya. Artikulasi politik elit itu sampai hari ini kurang mampu memberikan narasi pendidikan bagi keadapan publik.

Hal tersebut memiliki arti bahwa orang yang menuntut atau memperjuangkan atau menitik beratkan hak asasi masyarakat kemudian sangat mudah dihantam dengan isu PKI. Dengan bukti-bukti yang aneh.

Kalau saya berharap bahwa, pemerintah dan elit politik sekarang mampu memberikan narasi pendidikan politik yang beradap, yang sesuai panduan dasar negara dan tidak memakai lagi  memainkan isu narasi PKI.

Jadi Ketidakmampuan pemerintah dan oposisi dalam menerjemahkan keadapan publik, kemanusiaan, demokrasi yang mendasari masyarakat dan menterjemahkan keadilan sosial bagi masyarakat tidak lagi dijawab narasi kebangkitan PKI.

Jika isu ini dikembangkan terus menerus selain tidak mendidik sejarah masyarakat generasi mudah zaman sekarang, itu juga kita hidup dalam masyarakat yang diliputi direndam. Kita tidak menjadi masyarakat beradap dalam konteks rekonsiliasi semua blok politik di Indonesia. Kita ini masih diwarisi program pewarisan dendam yang mereka tidak tau darimana asal usulnya dan bagaimana menyelesaikan. byt

Berita Terbaru

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan pendekatan berbasis data yang…

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mencegah penularan dan mempercepat target eliminasi penyakit tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Pemerintah Kabupaten…

Hadapi Ancaman Zoonosis, Pemkot Surabaya Perkuat Sistem Surveilans dan Komunikasi

Hadapi Ancaman Zoonosis, Pemkot Surabaya Perkuat Sistem Surveilans dan Komunikasi

Kamis, 23 Jul 2026 11:41 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menghadapi potensi wabah ancaman penyakit zoonosis, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kesiapsiagaan melalui…

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui revitalisasi lahan perkebunan komoditas, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, berupaya menjaga eksistensi apel sebagai komoditas…

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan kasus TBC, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun mulai…

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan setelah kebijakan serupa pada 2025 dinilai mampu meningkatkan…