Sembilan Daerah Jatim Rawan Tsunami, Pemerintah Belum Bangun Shelter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berdasarkan analisis buku pemutahkhiran sumber dan peta gempa di Indonesia, bila gempa bumi bermagntudo 8,9 terjadi di segmen megathrust Nias Mentawai, kemungkinan besar akan diikuti tsunami.SP/SP
Berdasarkan analisis buku pemutahkhiran sumber dan peta gempa di Indonesia, bila gempa bumi bermagntudo 8,9 terjadi di segmen megathrust Nias Mentawai, kemungkinan besar akan diikuti tsunami.SP/SP

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Seusai riset dari ITB yang menyebutkan akan ada gelombang laut setinggi 20 meter dan mengakibatkan tsunami di Laut Selatan Jawa, khususnya di Jawa Barat dan Jawa Timur, terus direpon Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim. Bahkan BPBD Jatim telah memetakan ada sembilan daerah yang rawan tsunami.

Ke sembilan daerah tersebut  adalah, Kabupaten Pacitan, kemudian Trenggalek, Tulungagung, Kab dan Kota Blitar, Kabupaten Malang, Lumajang, serta, Jember serta Banyuwangi.

Plt Kalaksa BPBD Jatim Yanuar Rachmadi mengatakan, Jawa Timur terus merespon berbagai perkembangan bencana, meski demikian edukasi terhadap bencana tsunami ini telah dilakukan pada 2019, jauh sebelum riset ITB itu dikeluarkan.

Yanuar mengisahkan, sekitar bulan Juli hingga Agustus 2019 telah dilakukan ekspedisi tsunami dari ujung timur Pulau Jawa(Banyuwangi) hingga ujung barat Pulau Jawa(Banten). Tujuannya  untuk memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat di pesisir Pantai Selatan Jawa dalam mengantisipasi dan mengambil langkah penanganan dan pencegahan terjadinya tsunami.

"Edukasi itu semisal bila ada pengumuman tsunami  dikeluarkan  pemerintah, maka harus berlari ke tempat tinggi, kemudian jangan mendekat kepantai hingga mengikuti rambu - rambu yang  sudah dipasang oleh pemerintah serta hanya mempercayai info yang dikeluarkan oleh lembaga pemerintah," ujar Yanuar yang juga menjabat Kepala Biro Umum Setdaprov Jatim itu, Minggu, (27/9/2020)

Masih kata Yanuar,  edukasi tersebut diberikan diberbagai tempat,  sekolah,  balai desa maupun lapangan desa. Tim pengajar berasal dari (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) BNPB, BPBD, relawan serta kelompok pentahelix lainnya.

Dan saat itu juga telah dilakukan pemasangan rambu dan papan informasi terkait tsunami di sepanjang pantai yang menjadi titik kerumunan orang. Untuk menyempurnakan itu, pemerintah daerah maupun Provinsi juga diharapkan  membangun shelter tsunami,  baik  shelter alam maupun shelter buatan. "Fungsi shelter ini nantinya akan menjadi tempat tujuan pengungsi saat berlari menghindari ombak/air didaerah ketinggian," sambung pria  yang pernah menjabat sebagai Kabid PK dan KL di lingkungan BPBD Jatim itu.

Terkait Shelter, Yanuar menambahkan yang ada shelter alam baru Kabupaten Malang. "Tetapi untuk buki-bukit yang  ada di sekitar pantai ada beberapa tempat yang bisa dijadikan tempat berlari atau mengungsi saat terjadi tsunami hanya permasalahannya apakah masyarakat siap dlm waktu 20 detik tiba di tempat tersebut,?"sebutnya.

Meski demikian, Yanuar berharap   harus ada shelter buatan yang berada didekat area kerumunan orang di pantai. Bisa dibuat berupa bangunan  tinggi sebagai tempat mengungsi bila terjadi tsunami.
"Tapi hingga saat ini belum ada bangunan shelter yang dibuat oleh pemerintah," tutupnya. Arf

Berita Terbaru

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Selasa, 29 Sep 2026 19:43 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina meraih Platinum Award pada ajang Innovation Technology f…

Kekeringan Semakin Parah di Ponorogo, TNI Droping Air di Wilayah Krisis Air Bersih

Kekeringan Semakin Parah di Ponorogo, TNI Droping Air di Wilayah Krisis Air Bersih

Selasa, 29 Sep 2026 19:15 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Ponorogo— Kekeringan di Kabupaten Ponorogo semakin parah. Hingga akhir September 2026 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) P…

KPK Kembali Geledah Rumah Maidi di Jalan Merpati, Terkait Pengembangan TPPU

KPK Kembali Geledah Rumah Maidi di Jalan Merpati, Terkait Pengembangan TPPU

Selasa, 29 Sep 2026 19:08 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di rumah pribadi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi di Jalan Mer…

BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Literasi Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi dan BPR

BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Literasi Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi dan BPR

Selasa, 29 Sep 2026 18:19 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 18:19 WIB

SURABAYA PAGI.com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang menggelar kegiatan literasi kerjasama keagenan korporasi kepada Koperasi, BPR dan perusahaan…

Wamenkes Yakin Kota Mojokerto Bakal Jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Wamenkes Yakin Kota Mojokerto Bakal Jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Selasa, 29 Sep 2026 15:33 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas layanan kesehatan menjadi modal penting bagi Kota Mojokerto untuk mempercepat upaya e…

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar di Surabaya

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar di Surabaya

Selasa, 29 Sep 2026 15:26 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 15:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 sukses dilaksanakan pada Minggu (27/9) di Balai Kota Surabaya. Mengusung tema Energy of…