Aneh, Pemkot Surabaya Tak Tahu Ada Turnament Armuji Cup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana turnamen sepak bola Cak Ji (Armuji) Cup 2020 di tengah pandemi Covid-19. SP/ Al Qomaruddin
Suasana turnamen sepak bola Cak Ji (Armuji) Cup 2020 di tengah pandemi Covid-19. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dibiarkannya turnamen sepak bola Cak Ji (Armuji) Cup 2020 di tengah pandemi Covid-19 menulai beragam reaksi dari netizen. Mereka kecewa dengan sikap Pemkot Surabaya yang dianggap tebang pilih. Pemkot pun malah terkesan tak tahu menahu ada turnamen tersebut.

Salah satu netizen yang bereaksi terhadap kejadian itu adalah akun Twitter Bonekpedia. “Turnamen sepak bola di Surabaya sudah boleh digelar? tanpa obrakan seperti di warung-warung saat jam malam? Jadi udah boleh bikin event nih? @BanggaSurabaya @SapawargaSby @PolrestabesSby1,” tulis akun Bonekpedia.

Akun dengan pengikut 12,9 ribu itu ditanggapi oleh @BanggaSurabaya yang tak lain akun Humas Pemkot Surabaya. “Hai kak…Boleh tahu turnamennya di lapangan apa ya kak?” tulis Banga Surabaya.

Sontak, jawaban Humas Pemkot Surabaya itu makin membuat netizen meninggi. Mereka menganggap Pemkot Surabaya pura-pura tidak tahu. “Ikan hiu makan pisang, Goblok!,” tulis akun SAVEPERSEBAYA.

Akun lain bernama Izzi turut berkomentar. “Kyk aku lek ditakoki emesku tupperware mambengi nk ndi, pura2 nggoblok’i ben gk diseneni (Seperti saya kalau ditanya ibu tupperware semalam di mana? Pura-pura bodoh saja biar tidak dimarahi).”

Pantas saja netizen menganggap Pemkot Surabaya pura-pura tidak tahu. Sebab, sejak Jumat –hari pertama turnamen ini digelar- netizen sudah ramai membicarakan hal ini. Bahkan sejumlah media sudah mengangkat peristiwa ini.

Di kalangan wartawan juga sudah beredar konfirmasi dari Kasatpol PP Pemkot Surabaya Eddy Christijanto. Intinya, Eddy menyebut tak ada yang dilanggar dari turnamen itu. Sebab, versi Eddy, turnamen itu termasuk yang dikecualikan dalam Perwali No. 33 Tahun 2020.

Perwali itu mengatur tentang pedoman tatanan normal baru pada kondisi pandemi Covid-19 di Surabaya. Dalam pasal 20 sendiri terdapat dua ayat. Ayat pertama mengatur pedoman pelaksanaan tatanan normal baru untuk kegiatan hiburan dan rekreasi yang diperbolehkan.

Yakni destinasi pariwisata, arena permainan, salon/barbershop, gelanggang olahraga keculi untuk gelanggang renang, kolam renang, gelanggang/lapangan basket, gelanggang/lapangan futsal, dan gelanggang/lapangan voli.

Sementara ayat kedua menjelaskan, selain kegiatan di tempat kegiatan hiburan dan rekreasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang beroperasi. Jadi, Eddy menganggap turnamen sepak bola yang diselenggarakan Armuji tak termasuk yang dilarang.

Eddy justru terkesan menyalahkan kepolisian dan Bawaslu. “Terus dari sisi kepolisian seperti apa ini?” katanya, Senin (28/9)

Ia juga menyebut penindakan semestinya dilakukan Bawaslu. Sebab, kata Eddy, waktu penyelenggaraan turnamen itu sudah memasuki masa kampanye. “Ini kewenangan Bawaslu,” lemparnya.

"Kalau turnamen kewenangan ada di Askot PSSI Surabaya. Terkait dengan kegiatan harus mengajukan ijin keramaian ke Polrestabes Surabaya. Untuk kegiatan cawali dan cawawali kewenangan ada di Bawaslu Kota Surabaya diatur Di PKPU 13 tahun 2020," imbuhnya kembali.

Nah, di sinilah letak keanehan Pemkot Surabaya jika tak tahu menahu adanya turnamen sepak bola Cak Ji Cup. Apalagi, panitia Cak Ji Cup telah memasukan pemberitahuan kegiatan pada 24 September 2020.

Surat pemberitahuan itu ditujukan pada Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas. Surat yang sama juga disampaikan ke Kecamatan Lakarsantri. Suratnya diterima sendiri oleh Sekcam Lakarsantri, Saiful Danuri.

Inisiator Acara Armuji Cup Yopi Perwiranusa ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya sudah coba mengajukan surat izin ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya yang terdiri dari Pemkot Surabaya dan Polrestabes Surabaya. Namun, izin dari kedua instansi tersebut tak didapatkan. "Kami sudah mengajukan mulai tingkat kecamatan, polsek, Pemkot dan Polrestabes," imbuhnya. Minggu (27/9 /2020). Alq

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT, Ribuan Buruh Rokok Terima Bantuan

Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT, Ribuan Buruh Rokok Terima Bantuan

Sabtu, 03 Okt 2026 08:02 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 08:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Kabar baik untuk warga Kota Kediri yang bekerja di pabrik rokok, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…