Tak Jera, Residivis di Jombang kembali Diringkus Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka pencurian di rumah makan menjalani pemeriksaan di Polsek Perak, Jombang. (SP/M. Yusuf) 
Tersangka pencurian di rumah makan menjalani pemeriksaan di Polsek Perak, Jombang. (SP/M. Yusuf) 

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Tak jera, seorang residivis kembali melakukan tindak kejahatan. Sehingga ia pun harus meringkuk di dalam pengapnya sel tahanan setelah diringkus polisi. 

Tersangka yakni JDA (17), warga Dusun/Desa Perak, RT/RW 001/002, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Residivis ini telah mencuri di Rumah Makan Pojok 2 yang berada di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang. 

Kapolsek Perak, Iptu Dwi Retno Suharti mengatakan, bahwa peristiwa pencurian itu terjadi dua kali. Yang pertama pada Kamis, (10/9) sekitar pukul 03.00 WIB. Kedua pada Rabu, (23/9) sekitar pukul 03.00 WIB. 

"Yang pertama, sekitar pukul 05.00 WIB, pemilik rumah makan hendak membuka rumah makan. Pada saat masuk ke dalam ruang kasir, pemilik melihat laci meja sudah dalam keadaan terbuka," katanya, Senin (28/9/2020). 

Setelah dilakukan pengecekan, terang Retno, ternyata uang tunai lebih kurang Rp 5 juta dan satu unit hp telah hilang. Pada laci terdapat bekas congkelan. 

"Kemudian pelapor melihat rekaman cctv. Dari cctv didapati bahwa terjadi pencurian yang dilakukan oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal," terangnya. 

Selang waktu beberapa hari, papar Retno, pada 23 september sekitar pukul 05.00 WIB, pemilik kembali bermaksud membuka rumah makan. Dan ternyata laci mejanya kembali sudah dalam keadaan terbuka. 

"Yang kedua ini uang tunai sebesar Rp 600 ribu dan satu pak rokok telah hilang. Kemudian langsung melihat cctv, ternyata benar telah terjadi pencurian. Dan ciri ciri pelaku sama dengan pelaku sebelumnya," paparnya.  

Atas peristiwa pencurian yang menimpa dirinya, maka korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perak. Usai mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Perak melakukan penyelidikan. 

"Tersangka berhasil kami tangkap saat sedang duduk-duduk di Simpang Empat Ngrandu, Desa Cangkringngrandu, Perak pada Minggu, (27/9/2020) pukul 15.00 WIB," ujarnya. 

Retno mengungkapkan, modus yang dilakukan tersangka dalam melakukan aksinya, yang pertama dengan masuk ke dalam  rumah makan melalui pintu, kemudian mencongkel laci meja. 

"Yang kedua, pelaku masuk ke dalam rumah makan dengan cara memanjat tiang dan naik ke lantai dua. Kemudian merusak jendela kaca, lalu mencongkel laci meja kasir," ungkapnya. 

Barang bukti yang diamankan yaitu, satu buah obeng besi dengan gagang warna merah. satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam Nopol S 3326 PW, dua buah jaket jersey, 

Lalu satu buah dosbook HP Redmi 9A, satu buah dusbook HP merk Luna, satu potong celana panjang jeans warna hitam, satu buah celana pendek, dan satu buah jam tangan. 

Atas peristiwa itu, korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 8 juta. Tersangka dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke-3e dan 5e Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang dilakukan secara berulang-ulang. 

"Untuk ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara," pungkasnya. 

Perlu diketahui, JDA pernah dihukum sebanyak dua kali. Yang pertama pada tahun 2018, dihukum di LP Jombang selama empat bulan dalam perkara pencurian. Kedua, pada tahun 2019, dihukum di LP jombang selama enam bulan, dalam perkara pencurian. suf

 

Berita Terbaru

Inovatif! Sisa MBG di Lingkungan Sekolah Surabaya Disulap Jadi Pupuk Organik Cair dan Padat

Inovatif! Sisa MBG di Lingkungan Sekolah Surabaya Disulap Jadi Pupuk Organik Cair dan Padat

Senin, 16 Mar 2026 12:35 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selain sempat viral karena menu Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu dikritik dan viral di media sosial (medsos), kini…

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Usaha Konveksi di Sidoyoso Surabaya Terbakar Hebat

Diduga Korsleting Listrik, Tempat Usaha Konveksi di Sidoyoso Surabaya Terbakar Hebat

Senin, 16 Mar 2026 12:24 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Unit Pemadam Kebakaran Surabaya baru saja menindaklanjuti terkait laporan warga lantaran adanya kebakaran di tempat usaha konveksi…

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada yang menarik di momen Bulan Ramadhan kali ini. Pasalnya, Ibadah Hari Nyepi bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran Idul…

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…