Risma, Gak Ngreken Bawaslu! Gejala Apa ...

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu baliho paslon nomor urut 1 Eri Cahyadi – Armuji yang terpasang di jembatan Yos Sudarso yang dipermasalahkan paslon nomor urut 2 di Bawaslu. Sp/alqomar
Salah satu baliho paslon nomor urut 1 Eri Cahyadi – Armuji yang terpasang di jembatan Yos Sudarso yang dipermasalahkan paslon nomor urut 2 di Bawaslu. Sp/alqomar

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya benar-benar menunjukkan integritasnya. Terutama yang menyangkut keterlibatan kepala daerah dalam kontestasi Pilwali kota Surabaya.

Disatu sisi, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dituding ikut memihak pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman, dengan mengacungkan dua jari. Sementara, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dituding menyalahgunakan wewenang untuk kemenangan paslon nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armuji.
Namun, untuk Emil Dardak, dari penjelasan Bawaslu Kota Surabaya, dalam pemeriksaannya, Emil Dardak yang menunjuk seseorang sebagai kuasa dalam pemeriksaan di Bawaslu, telah memberikan klarifikasi. “Kuasa dari Pak Wagub sudah datang Menyampaikan bahwa itu kegiatan privat. Nikahan, sehingga tidak ada potensi pelanggaran,” ujar Usman, Koordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Surabaya, Senin (5/10/2020).

Menurut keterangan kuasa Wagub Emil, tambah Usman, pose dengan acungkan dua jari melambangkan “V” untuk kemenangan atau victory. Meski tidak terkait nomor urut paslon, simbol dua jari yang dikaitkan victory ini tetap bisa memunculkan anggapan bahwa Emil Dardak mendukung kemenangan Paslon MA-Mujiaman.

 

Berharap Risma Kooperatif

Namun, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, hingga Senin (5/10/2020), tidak hadir dalam panggilan pemeriksaan Bawaslu Kota Surabaya. Bahkan, Bawaslu sudah dua kali melayangkan panggilan resmi kepada Wali Kota Risma, yakni hari Sabtu (3/10/2020) lalu dan Senin (5/10/2020 kemarin.

“Pemanggilan Bu Risma hari ini (Senin kemarin, red) pukul 13:00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Akan tetapi, beliau belum bisa dikonfirmasi kehadirannya. Ini masih konfirmasi belum ada respon," ungkap Usman, Senin (5/10/2020).

Usman berharap, Risma mau kooperatif dalam pemanggilanya sebagai terlapor. "Harapan kami (beliau) datang, agar bisa klarifikasi," ungkapnya singkat.

Usman membenarkan, pemasangan foto Risma dalam atribut kampanye Non-Alat Peraga Kampanye (APK) resmi dari KPU Kota Surabaya itu berpotensi melanggar aturan. Dimana, sesuai Peraturan KPU 11/2020, APK boleh memuat foto tokoh parpol pengusung pasangan calon dengan keterangan jelas nama dan jabatan di Parpol.

 

Ada Potensi Pelanggaran

Akan tetapi, tambah Usman, Risma ditampilkan sebagai kepala daerah, dalam hal ini sebagai Wali Kota Surabaya. “Hal ini yang rentan melanggar aturan,” kata Usman.

Potensi pelanggaran itu, kata Usman, terkait aturan bahwa kepala daerah tidak boleh mengeluarkan kebijakan atau keputusan yang menguntungkan pasangan calon tertentu. “Sebenarnya tidak menjadi masalah kalau foto Bu Risma itu ditampilkan disertai keterangan nama jelas dan jabatannya di Parpol pengusung pasangan calon. Beliau, kan, Ketua DPP,” ujarnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Surabaya Agil Akbar membenarkan, bila Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini masih tidak menghadiri panggilan pemeriksaan Bawaslu Surabaya. "Kita sudah memanggil wali kota, seharus Sabtu kemarin tapi beliau tidak datang. Tetapi hari ini (kemarin, red), hingga siang masih belum dapat kabar," ungkap Agil Akbar kepada Surabaya Pagi.

Selain iu Agil menerangkan, pihaknya sudah melakukan kajian dan melakukan pemeriksaan pelapor dan saksi.

Sebelumnya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini dilaporkan oleh Tim Advokat pendukung Machfud Arifin-Mujiaman dan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jatim melaporkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke Bawaslu karena diduga telah menyalahi aturan dan tidak netral dalam pilwali Surabaya 2020. 

Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada tanda-tanda kehadiran Risma untuk memenuhi panggilan Bawaslu Kota Surabaya. 

Ketidakhadiran Risma atas Panggilan Bawaslu ini, mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD kota Surabaya Mahfudz. Menurutnya ketidak hadiran Risma ini merupakan ketidak patuhan dan itu tidak memberikan contoh yang baik dalam berdemokrasi. 

"Sebagai seorang pemimpin wajib memberikan contoh demokrasi yang baik. Saran saya, berilah contoh berdemokrasi yang baik dengan cara memenuhi panggilan Bawaslu. Kalau walikota tidak mau datang, nanti akan ditiru oleh yang lain," katanya. alq/byt/cr2/rmc

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…