Dinas Pariwisata Targetkan 20 Juta Wisatawan Mancanegara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Kepala Disbudparpora Kab. Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si . SP/Istimewa
Foto : Kepala Disbudparpora Kab. Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si . SP/Istimewa

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Bambang Irianto mengatakan, upaya peningkatan daya tarik wisata di Kabupaten Sumenep melalui realisasi smart city sebagai inovasi pemerintah dalam memberikan informasi wisata kepada masyarakat.

Menurut Bambang, metode yang dilakukan pemerintah menggunakan penelitian deskriptif eksplanatif dengan melihat terlebih dahulu kendala-kendala dalam pengembangan wisata di Sumenep yang kemudian disusul dengan tindakan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. ”Sehingga kemudian lahirlah masterplan smart city sebagai program pemerintah” katanya kepada Surabaya pagi, Selasa (06/10/2020).

Adapun Program masterplan ini lanjut Bambang, akan melahirkan inovasi-inovasi penggunaan teknologi guna memudahkan wisatawan untuk mengetahui informasi wisata yang ada di Kabupaten Sumenep. Hal yang menjadi momentum terbesar dari kemudahan globalisasi adalah tingkat mobilitas komunikasi dan transportasi. 

Jadi sambungnya, mudahnya komunikasi dan transportasi menjadi kekuatan utama bagi masyarakat Kabupaten Sumenep untuk mengambil keuntungan, salah satunya adalah dengan pemanfaatan pariwisata melalui promosi-promosi yang bertujuan untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. 

Dikatakan Bambang, usaha pemerintah untuk memajukan pariwisata, baik perbaikan infrastruktur maupun akses dan sumber daya manusia di bidang pariwisata. Bersamaan dengan itu tiap tahun pemerintah menargetkan kedatangan wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk tahun 2020 

Bahkan pemerintah Kabupaten Sumenep, menargetkan kedatangan wisatawan mancanegara dinaikkan menjadi 20 juta pada 2020. “Makanya yang dilakukan saat ini adalah menggencarkan promosi wisata yang dilakukan oleh pemerintah keberbagai daerah di wilayah Indonesia. Setiap provinsi dan kabupaten di Indonesia berlomba-lomba untuk menarik perhatian wisatawan baik domestik maupun mancanegara” jelasnya. 

Mak dari itu, Sektor pariwisata sepertinya telah membuat magnet yang kuat sebagai sumber alternatif untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) bagi pemerintah daerah. Sehingga kemudian membuat pemerintah daerah gencar melakukan promosi wisata dan perbaikan infrastruktur di sekitar tempat-tempat wisata.

Bambang mengatakan Sumenep merupakan salah satu kabupaten yang terletak di daerah ujung paling timur Pulau Madura yang memiliki keanekaragaman budaya dan memiliki aset kekayaan daerah yang potensial dan harus dikembangkan seoptimal mungkin.  

Makanya di Kabupaten Sumenep memiliki berbagai tempat maupun objek wisata budaya dan sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Dengan adanya potensi – potensi sumber daya kepariwisataan yang ada dan peninggalan sejarah serta kekayaan budaya merupakan potensi yang kuat untuk pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Sumenep. 

Bambang menjelaskan, untuk mencapai daya guna dan hasil guna pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumenep perlu mempertimbangkan kesesuaian  antara rencana pengembangan obyek wisata dengan kemampuan daerah untuk melaksanakannya. “Artinya, di dalam pengembangan pariwisata tidak hanya pemerintah saja yang berkontribusi melainkan berbagai pihak dari  sektor lapisan pemerintah hingga masyarakat” pungkasnya. Ar

 

 

 

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…