Kembali Diluncurkan, Bantuan Beras Sosial Disorot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Abdul Malik, Ketua DPD KAI (Kongres Advokat Indonesia) Jatim, Selasa (6/10). SP/Alqomaruddin.
Abdul Malik, Ketua DPD KAI (Kongres Advokat Indonesia) Jatim, Selasa (6/10). SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Surabaya rencananya akan kedatangan Menteri Sosial Juliari P. Batubara Rabu (7/10). Dia akan meluncurkan program beras sosial di kecamatan Gayungan bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Acara ini menjadi sorotan karena di tengah pandemi Covid-19 dan berdekatan dengan pilkada pada 9 Desember nanti.

Program tersebut sebenarnya sudah diluncurkan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau pada 23 September lalu. Namun, entah mengapa diluncurkan lagi di Surabaya.

”Kenapa bantuan beras ini harus diacarakan segala. Kan nama-nama penerima dari program keluarga harapan (PKH) sudah ada,” kata Abdul Malik, Ketua DPD KAI (Kongres Advokat Indonesia) Jatim, Selasa (6/10).

”Menteri Sosial pasti membawa rombongan, mereka dari Jakarta yang sedang ada PSBB, Covid-19 di sana begitu parah. Saya khawatir muncul klaster launching program beras sosial ini,” lanjutnya.

Menurut pria yang akrab disapa Malik itu, banyak klaster Covid-19 di sejumlah kementerian. Dia khawatir, Kementerian Sosial salah satunya.

”Ada sejumlah acara dengan Bu Risma, saya khawatir beliau tertular. Juga warga-warga yang nantinya datang ke acara launching,” ucapnya.

Kalau sampai ada kerumunan, Malik meminta aparat keamanan tegas. Baik polisi maupun satpol PP. Sebab, semua warga negara sama di depan hukum. Kalau ada acara yang melanggar protokol kesehatan, meski acara itu dihadiri menteri dan walikota, harus dibubarkan.

”Intinya jangan sampai tebang pilih kalau dalam acara beras sosial ada kerumunan,” tegasnya.

Malik juga meminta pihak berwenang mengawasi dengan ketat penyaluran beras sosial tersebut. Ini momen dekat pilkada, jangan sampai disalurkan untuk kepentingan pemenangan salah seorang calon.

”Anggota dewan, kepolisian, dan pegiat anti korupsi harus bersama-sama memastikan, bantuan beras ini tepat sasaran. Tidak digunakan untuk kepentingan-kepentingan politik,” tandas Malik.

Kekhawatiran Malik ini cukup beralasan. Pasalnya ada dugaan sejumlah keberpihakan Pemkot Surabaya kepada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Eri Cahyadi-Armuji.

Mulai dari pengumuman rekomendasi menggunakan Taman Harmoni di jam kerja, juga pemasangan foto Risma di baliho-baliho pasangan tersebut.

Dugaan keberpihakan ini sudah dilaporkan ke Bawaslu Surabaya. Namun, Risma belum juga mau hadir untuk memberikan penjelasan. Alq

 

 

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…