KPK Acungi Jempol Wali Kota Soal Penyelamatan Aset Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) untuk Pemerintah Kota Mojokerto di Gedung DPRD setempat, Kamis (8/10/2020) pagi. SP/Dwy
Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) untuk Pemerintah Kota Mojokerto di Gedung DPRD setempat, Kamis (8/10/2020) pagi. SP/Dwy

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kesigapan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menyelamatkan aset daerah mendapat acungan jempol dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga anti rasuah ini menilai, Kota Mojokerto sangat progresif dalam mengejar ketertinggalan yang menjadi catatan KPK.

Terbukti, hanya dalam hitungan bulan, kota kecil dengan tiga kecamatan ini mampu menyelamatkan asetnya sebanyak 750 bidang dengan progres capaian sebesar 81 persen. 

Hal itu diungkapkan Pimpinan KPK, Lily Bentauli Siregar saat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) untuk Pemerintah Kota Mojokerto di Gedung DPRD setempat, Kamis (8/10/2020) pagi.

"Bagi KPK ini capaian yang luar biasa, karena sebelumnya kita mencatat ada 921 bidang aset yang masih bermasalah. Kini 750 bidang diantaranya sudah terselesaikan," ujarnya.

Lily menjelaskan, 921 bidang aset yang bermasalah tersebut disinyalir belum mendapatkan hak kepemilikan sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Total luasnya mencapai 1969.388 meter persegi. "Jika dihitung dalam angka,  nilai bukunya lumayan banyak yakni  mencapai Rp. 362 miliar lebih," jelasnya.

Atas progres capaian luar biasa tersebut, tak pelak tahun ini Kota Mojokerto menyeruak di peringkat 2 nasional terkait penilaian Monitoring Centre For Prevention (MCP)  yang telah diverifikasi oleh tim KPK RI sejak 8 Januari tahun 2020 ini. Kota Mojokerto di peringkat 2 di bawah Kabupaten Lamongan dengan nilai 63 persen dari jumlah 39 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

"MCP untuk Kota Mojokerto sudah baik, nilainya 63 persen. Dan ini masih bisa diperbaiki hingga penilaian akhir tahun. Menurut kami ini luar biasa, karena kota sekecil ini memiliki dinamika yang luar biasa, pun demikian dengan aktivitas pelaku usahanya yang juga luar biasa," terangnya.

Lily juga menyampaikan, bahwa usaha dan upaya terus dilakukan oleh KPK untuk mencegah tindak pidana korupsi di Kota Mojokerto. Diantaranya dengan melakukan sosialisasi, monitoring dan pemeriksaan. “Mari kita terus bersama - sama KPK dan Pemerintah Daerah untuk cegah tindak pidana Korupsi, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, sampe pemerintah pusat,” imbaunya.

Sebagaimana diketahui, MCP merupakan aplikasi yang dibuat oleh KPK-RI yang di entry secara self assessment oleh pemerintah daerah, disertai bukti dokumen yang selanjutnya diverifikasi oleh tim KPK-RI. 

Melalui MCP ini diharapkan penyelenggaraan pemerintah daerah dapat dilaksanakan secara lebih baik,  transparan dan akuntabel. MCP Kota Mojokerto meliputi tujuh area yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah. dwy

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…