4 Pembobol ATM Lintas Kota Ditangkap, 2 Ditembak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keempat tersangka pembobol ATM beserta barang bukti puluhan kartu ATM ditunjukkan saat rilis kasus.
Keempat tersangka pembobol ATM beserta barang bukti puluhan kartu ATM ditunjukkan saat rilis kasus.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Bandung – Dua dari 4 tersangka pencurian bermodus mengganjal mesin ATM harus terpincang-pincang setelah mendapatkan hadiah timah panas dari anggota satuan reserese kriminal (satreskrim) polrestabes bandung.

Kaporlestabes bandung kompel pol ulung sampurna jaya mengatakan, keempat pelaku yang diamankan berinisial AM (46), AI (45), AR (47) dan AS (43). sedangkan pelaku yang ditembak kakinya yakni AR dan AI.

Tersangka AR merupakan warga Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Sedangkan, AI warga Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Kemudian, tersangka AM, warga Kota Bandung dan AS warga Pulo Ampel, Kabupaten Serang.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, penyelidikan dan penyidikan kasus ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang menjadi korban kejahatan komplotan ini.

Setelah menerima laporan, kata Kapolrestabes, anggota Satreskrim melakukan penyelidikan intensif dengan menganalisa rekaman CCTV di ATM dan meminta keterangan saksi, baik korban maupun warga melihat saat ATM korban terganjal.

"Hasilnya, komplotan pelaku pengganjal ATM berhasil digulung, yakni AR, AI, AM, dan AS. Tersangka AR dan AI dilakukan tindakan tegas dan terukur ditembak pada kaki sebelah kanan karena melawan dan berusaha melarikan diri saat akan ditangkap," kata Kapolrestabes di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (11/10/2020).

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku berbagi peran. Tersangka AR berperan menganjal mesin ATM menggunakan tusuk gigi dan menukarkan ATM korban.

Sedangkan tersangka AI dan AM spesialis mengintip PIN korban dan mengelabui korban. AM juga mencari akses untuk mentransfer uang korban. Sementara tersangka AS menyiapkan kendaraan dan menjadi sopir komplotan.

Ulung menambahkan, para pelaku tidak hanya melakukan aksinya di Bandung saja. Selama periode Februari 2020 hingga September 2020 para tersangka ini juga melakukan aksinya di Bali, Tangerang, Banten, Bogor dan Bekasi.

"Tersangka AR, AI, AM, dan AS telah lima kali melakukan kejahatan ganjal ATM di Bandung pada September 2020," ujar Kombes Pol Ulung.

Kapolrestabes menuturkan, berdasarkan catatan kepolisian dan laporan korban, peristiwa pencurian uang korban dengan modus ganjal ATM terjadi pada Kamis 17 September 2020 pukul 08.23 WIB di ATM BCA di dalam sebuah minimarket, Jalan Dr Djunjunan (Pasteur), Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Kemudian pada Senin 21 September 2020 pukul 08.00 WIB di ATM dalam sebuah minimarket Jalan Cijambe, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

"Dari tangan para pelaku, kami mengamankan, barang bukti berupa 40 lembar kartu ATM berbagai bank, tusuk gigi untuk mengganjal mesin ATM, batang korek api untuk mengganjal mesin ATM, 2 topi, 2 gergaji besi kecil, dan mobil Nissan Grand Livina warna silver nopol B 2546 SIU," tuturnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri mengatakan, motif para pelaku melakukan kejahatan ini untuk memnuhi kebutuhan ekonomi. Sebab meskipun berprofesi wiraswasta, sebenarnya mereka tak memiliki pekerjaan dan penghasilan.

Polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini mengingat para tersangka beraksi di beberapa kota.

“Kami masih melakukan pengembangan. Sambil menunggu apakah ada korban lainnya,” kata dia.

Berita Terbaru

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditunjukkan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.Tahun ini banyak s…

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

  SURABAYA PAGI. COM, Mojokerto - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto terus mendorong partisipasi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah …

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Persoalan pasien tidak selalu selesai setelah menjalani perawatan dan dinyatakan tuntas. Bagi sebagian pasien, khususnya bagi mereka…

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ponorogo 2026 diwarnai koreksi fiskal yang cukup tajam. Dewan P…