Bobol Minimarket, Warga Bojonegoro Nyaris Dihakimi Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Seorang pria yang telah membobol sebuah minimarket di Lamongan diringkus warga. Untung saja pria asal Bojonegoro itu tidak menjadi bulan-bulanan massa.

Aksi pembobolan ini terjadi di salah satu minimarket yang ada di Jalan Raya Desa Bedahan, Babat, Lamongan.

Terduga pelaku beraksi dan tepergok warga pada Rabu (19/6) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

"Benar, kami telah mengamankan terduga pelaku pembobolan minimarket yang aksinya terpergok warga," kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Andi Nur Cahya, Kamis (20/6/2024).

Terduga pelaku yang berhasil ditangkap warga dan diamankan di Polsek Babat diketahui berinisial ADA (25) warga Dusun Nggowok, Desa Lebaksari, Baureno, Bojonegoro.

"Jadi pada Rabu (19/6) sekitar pukul 03.00 WIB, warga mendengar suara mencurigakan seperti orang sedang memukul-mukul tembok, diikuti bunyi alarm," ujarnya.

Setelah diperiksa warga, sumber suara itu berasal dari dalam minimarket di Desa Bedahan yang kebetulan berada di selatan jalan raya. Warga pun berinisiatif melakukan penghadangan.

"Sekitar pukul 04.00 WIB, warga melihat seorang pria tidak dikenal yang mencurigakan berjalan kaki keluar dari gang di sebelah timur minimarket," kata Andi.

Karena gerak-geriknya mencurigakan, warga mengamankan orang itu. Mulanya pelaku tidak mengakui perbuatannya. Warga kemudian melakukan penggeledahan.

Dari penggeledahan itulah ditemukan barang bukti dari dalam tas terduga pelaku berupa 31 bungkus rokok, 1 botol minuman Mizone, 1 sabun pembersih wajah, 1 besi betel, dan 1 palu yang di masukan dalam tas warna abu-abu.

"Terduga pelaku pun tidak berkutik dan mengakui jika ia baru saja telah membobol minimarket itu," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terduga pelaku akan dijerat pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP. Lm-01/ham

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…