Dapat Keluhan Guru Tapos, Mas Ditho Janji Perhatikan Kesejahteraan Mereka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mas Ditho saat menyapa ratusan guru taman posyandu di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri
Mas Ditho saat menyapa ratusan guru taman posyandu di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono bertemu dengan puluhan guru Taman Posyandu atau Tapos di Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Dalam pertemuan tersebut, Mas Dhito, panggilan akrab putra Seskab Pramono Anung disambati tentang kesejahteraan.
 
Tutik, perwakilan guru Tapos mengaku, honor yang diterima para pendidik sangat minim. Atas nama pada guru Tapos, ia berharap, ada peningkatan kesejahteran mereka kelak. “Kami berharap Mas Dhito dapat meningkatkan kesejahteraan kami. Ibarat kata, gaji kami tidak cukup untuk sekedar beli bensin,” katanya.
 
Taman Posyandu atau Tapos adalah Layanan PAUD yang terintegrasi dengan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Bina Keluarga Balita. Pendidik Tapos berasal dari para kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Di Kabupaten Kediri, Tapos telah berdiri sejak 2012 lalu.
 
Menanggapi keluhan dari guru Tapos, Mas Dhito mengaku, apabila terpilih dari Pilkada Kabupaten Kediri, 9 Desember 2020 mendatang akan memperhatikan kesejahteraan mereka. Menurut pria 28 Tahun ini, kesejahteraan guru honorer dan GTT memang penjadi salah satu program prioritasnya.
 
“Harapan mereka adanya SK Bupati supaya status mereka bisa diakui seperti guru TK. Kemudian terkait sarana dan prasarana Tapos, dalam hal ini kelompok bermain dan PAUD belum memadai. Selama ini masih numpang di balai desa, ini perlu ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kediri,” tegasnya.
 
“Kemudian insentif yang jauh dari kata cukup. Gaji guru Tapos hanya cukup untuk beli bensis. Bahkan tidak cukup. Karena anggaran Pemkab Kediri tidak merata, nanti akan kita cek. Kita lihat anggaran kita apakah sanggup untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelas Mas Dhito.
 
Masih kata Mas Dhito, dirinya datang ke Kediri tanpa kepentingan apapun, selain untuk mengetahui persoalan-persoalan yang dialami oleh masyarakat. Untuk itu, bila kelak diberi amanat menjadi Bupati Kediri, ia akan bekerja dari bawah untuk mendengar keluhan warganya.
 
“Saya akan bekerja dari desa-desa, dari sekolah, dari puskesmas dan sebagainya. Bukan jamannya Bupati diajeni (dihormati) warga. Tetapi Bupati harus ngajeni warganya. Makanya, nanti Pendopo Kabupaten Kediri akan saya buka untuk warga. Di Hari Jumat ada yang namanya program Ngopi kepanjangan dari ngobrol dan mencari solusi. Silahkan warga bisa menyampaikan persoalan-persoalan yang dihadapi untuk dicarikan solusinya,” tutupnya. Can

Berita Terbaru

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Majelis Hakim Yang Mulia, Saya ini wartawan yang sangat sabar. Sejak saya rekam pengakuan Erik Wowor, di Lantai V Gedung Direskrimum Polda Jatim tanggal 23…