Menuju Zona Kuning, Pasien Luar Sidoarjo Dibatasi Maksimal 5 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj. Bupati Sidoarjo bersama jajaran Forkopimda tengah melakukan sidak mendadak di rumah sakit rujukan covid 19 Senin, (12/10/2020).SP/SUGENG
Pj. Bupati Sidoarjo bersama jajaran Forkopimda tengah melakukan sidak mendadak di rumah sakit rujukan covid 19 Senin, (12/10/2020).SP/SUGENG

i

SURABAYA PAGI, Sidoarjo – Bila dalam sehari rata-rata kasus yang meninggal karena Covid-19 hanya 1 orang dan jumlah kasus konfirmasi positif maksimal 20 orang sehari selama dua minggu maka Sidoarjo akan berubah menjadi zona kuning. Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono bersama jajaran forkopimda terus melakukan upaya-upaya pencegahan dilapangan dengan melakukan operasi yustisi agar penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Pj. Bupati Sidoarjo bersama jajaran Forkopimda tengah melakukan sidak mendadak di rumah sakit rujukan covid 19. Ada dua rumah sakit yang dikunjungi, yakni RSUD Sidoarjo dan rumah Sakit Anwar Medika Krian.

Dari data yang diperoleh Pj. Bupati bersama forkopimda ada penurunan jumlah pasien yang dirawat. Di RSUD Sidoarjo ada 76 pasien yang dirawat, dari jumlah tersebut sekitar 30 persennya pasien rujukan dari luar daerah. Termasuk rumah sakit Anwar Medika merawat 22 pasien Covid-19, dari jumlah tersebut 5 orang pasien rujukan dari kabupaten Malang.

Total ada 11 rumah sakit rujukan di Sidoarjo. Rencananya rumah sakit rujukan Covid-19 akan dikurangi. Rencana kebijakan pengurangan rumah sakit rujukan karena didasarkan pada fakta dilapangan antra jumlah tempat tidur (TT) yang tersedia dengan jumlah pasien yang dirawat.

Seperti di RSUD yang menyediakan 175 (TT) yang terisi hanya 76 TT. Begitu juga dengan rumah sakit rujukan lainnya kondisinya kurang lebih sama. 

“Pembatasan pasien covid-19 dari luar daerah masksimal 5 persen ini masih dalam kajian forkopimda. Termasuk mengurangi rumah sakit swasta rujukan covid-19 juga masih dalam kajian. Jika dua usulan sudah diputuskan bersama maka segera akan kita usulkan ke Gubernur Jawa Timur”, ujar Hudiyono saat sidak di RSUD Sidoarjo, Senin, (12/10/2020).

Hudiyono menambahkan, maksud dari sidak ingin mengetahui data sebenarnya di lapangan dan dicocokkan dengan laporan dari dinas kesehatan. 

“Kita mentargetkan dalam dua minggu ini ada perubahan angka yang mengarah pada zona kuning”, kata Hudiyono.

Ketua DPRD Sidoarjo, Usman menginginkan pengurangan rumah sakit rujukan karena dinilai akan sangat efektif dalam pengawasan dan evaluasi, dan bisa fokus dalam penanganan.

“Kita melihat rumah sakit rujukan terlalu banyak, agar lebih mudah dalam pemantauannya kita usulkan untuk dikurangi saja”, kata Usman.

Pembatasan penerimaan pasien 5 persen dari luar Sidoarjo diusulkan forkopimda akan segera dirapatkan bersama jajaran OPD terkait. 

Dalam waktu dekat forkopimda akan mengusulkan kebijakan – kebijakan sehingga target dalam dua minggu kedepan tingkat kematian dan penyebaran covid-19 segera turun signifikan. Jika target dalam dua minggu Sidoarjo berubah warna jadi zona kuning, PJ. Bupati akan mengusulkan pemerintah pusat dan provinsi Jawa Timur untuk menyelenggarakan sekolah tatap muka secara bertahap. Sg

 

Berita Terbaru

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Mojokerto melalui kegiatan Senam Bersama yang digelar K…

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Acara pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Sidoarjo kelas IX angkatan ke-41 tahun 2026 depan halaman sekolah oleh Kepala SMP Negeri 1…

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…