Kepergok Curi Motor, ABG Dimassa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AS menjadi bulan-bulanan warga yang geram akan aksinya karena mencuri motor milik salah seorang warga. SP/Septyan
AS menjadi bulan-bulanan warga yang geram akan aksinya karena mencuri motor milik salah seorang warga. SP/Septyan

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - AS (17) warga Jalan Ampel, menjadi bulan-bulanan massa, karena tertangkap tangan hendak mencuri sebuah motor Vario bernopol L 4497 KW di Jalan Dukuh Pakis II Surabaya, Sabtu (17/10/20) pukul 23.00.

Saat tersangka berusaha melarikan diri, tersangka yang masih mengenakan helm ini dikejar oleh puluhan warga, sementara rekannya berhasil kabur.

Saat ditangkap warga, pelaku dipukuli hingga ditelanjangi dan hendak dibakar oleh masyarakat sekitar yang kesal karena seringnya terjadi pencurian di daerahnya.

Rudi, pemilik motor yang menjadi incaran pelaku mengaku ia tidak tahu kalau sepeda motornya yang diparkir di depan rumah sudah dibobol oleh pelaku.

"Saya tidak tahu kejadiannya mas, karena saya ada di kamar. Tahu-tahu warga yang lain teriak-teriak maling. Ternyata motor saya mau dicuri," ungkap Rudi.

Sementara itu, ketua RT setempat, Nanang mengatakan, memang di wilayahnya sering terjadi pencurian.

"Warga di sini sudah sering kehilangan, seperti kemarin ada yang kehilangan burung peliharaannya," terang Nanang.

Menurut Nanang, salah satu faktor sering terjadi pencurian, dikarenakan mayoritas yang tinggal di wilayahnya adalah warga pendatang.

"Di sini kebanyakan warga pendatang, jadi ya mungkin ada yang ngajak temannya main, trus temannya mempelajari situasi di sini dan melihat ada kesempatan, kemudian beraksi," papanya.

Tersangka yang sudah babak belur itu mengaku, baru pertama kali melakukan pencurian karena diajak oleh rekannya RH dan bertugas sebagai joki.

"Baru sekali ini pak. Sumpah pak baru pertama kali ini. Saya tadi jaga sepeda motornya ditugasi jadi joki, tapi saat lari saya gugup terus jatuh," aku AS sambil memegangi hidungnya mengeluarkan darah.

Saat ini tersangka dibawa ke Polsek Dukuh Pakis, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. tyn

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…