Pemkot Madiun Izinkan KBM Tatap Muka SD, SMP dan SMA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Madiun, Maidi. SP/ KMP
Wali kota Madiun, Maidi. SP/ KMP

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Memasukin Zona Orange Covid-19 dan berdasarkan hasil survei orangtua yang menunjukkan 80 persen mengizinkan anak-anaknya mengikuti kegiatan belajar tatap muka di sekolah di tengah pandemi corona, maka Pemerintah Kota Madiun memberikan izin bagi Sekolah Dasar (SD), SMP hingga SMA, menggelar kegiatan belajar dan mengajar dengan tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

“Hasil survei penguatan orangtua menunjukkan hampir 80 persen mengizinkan anaknya mengikuti kegiatan belajar tatap muka di sekolah. Insya Allah bulan depan mereka (siswa sekolah) masuk,” ujar Maidi.

Wali Kota Maidi mengatakan, untuk sementara, siswa yang boleh masuk mengikuti KBM tatap muka yakni kelas 6 untuk SD dan kelas 7 untuk SMP.

Dari hasil survei tersebut, siswa yang diperbolehkan masuk baru 50 persen. Sisanya akan masuk secara bergilir agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

Pemkot Madiun juga memberikan instruksi sebelum mengikuti KBM tatap muka, seluruh guru dan siswa wajib mengikuti rapid test. Langkah tersebut dilakukan agar saat mengikuti pembelajaran baik guru maupun siswa merasa nyaman dan tenang.

Selain itu, KBM tatap muka bagi SMA sederajat pun sudah diperbolehkan dengan syarat wajib menerapkan protokol kesehatan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Heri Wasana menuturkan, seluruh guru dan murid yang mengikuti KBM tatapi muka akan menjalani rapid test mulai pekan ini. Jumlah siswa dan guru yang di-rapid test mencapai 4000-an orang.

Menurut Heri, terdapat dua tahapan yang harus dilakukan sebelum kegiatan KBM tatap muka dilakukan secara terus menerus. Pertama tahap simulasi dan kedua tahap uji coba.

“Di awal akan masuk simulasi terlebih dahulu. Hasil simulasi dievaluasi terlebih dahulu mana-mana yang perlu perbaikian. Setelah itu baru uji coba,” kata Heri. Tak hanya itu, siswa kelas 1 SD dan siswa kelas 7 SMP juga akan diberi kesempatan masuk ke sekolah untuk pengenalan. Dsy11

Berita Terbaru

Bupati Yani Tinjau Korban Insiden Panceng, Pastikan Keamanan Wilayah Terjaga Selama Ramadan

Bupati Yani Tinjau Korban Insiden Panceng, Pastikan Keamanan Wilayah Terjaga Selama Ramadan

Minggu, 01 Mar 2026 21:52 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan kondisi korban insiden p…

Israel dan AS Ingin Perubahan Pemerintahan di Tehran

Israel dan AS Ingin Perubahan Pemerintahan di Tehran

Minggu, 01 Mar 2026 21:09 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:09 WIB

Ali Khamenei, Menteri Pertahanan Iran dan Komandan Garda Revolusi Iran, Tewas            SURABAYAPAGI.COM, Tehren - Kepulan asap besar terlihat membubung …

PBB, China dan Rusia Kecam dan Kutuk Keras

PBB, China dan Rusia Kecam dan Kutuk Keras

Minggu, 01 Mar 2026 21:07 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar rapat darurat menyusul serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke…

Kediaman Khamenei, Dijatuhi 30 Bom dari 200 Jet Tempur

Kediaman Khamenei, Dijatuhi 30 Bom dari 200 Jet Tempur

Minggu, 01 Mar 2026 21:03 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehran - Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam perang yang dimulai oleh serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke negaranya.…

Reza Pahlavi, Janji Siap Pimpin Transisi Iran Baru

Reza Pahlavi, Janji Siap Pimpin Transisi Iran Baru

Minggu, 01 Mar 2026 21:00 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Dalam artikel opininya, The Washington Post, Putra mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi, menyampaikan terima kasih kepada…

Asketisme

Asketisme

Minggu, 01 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam ajaran Kristen saya mendapat pengetahuan praktik yang setara dengan tirakat. Ini, sering disebut sebagai asketisme, disiplin…