Dewan Nilai Ada Keanehan Penunjukan Plt Kepala BPKPD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz .SP/Alqomaruddin.
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz .SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz menilai keputusan Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang menunjuk Inspektorat Kota Surabaya Rachmad Basari sebagai Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya aneh.

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya ini mengatakan tak sepantasnya terjadi, karena tupoksi dan kewenangan dua lembaga itu berbeda. Menurutnya sesuai Peraturan Walikota (Perwali) Surabaya No 46 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas, dan Fungsi serta Tata Kerja Inspektorat, lembaga itu merupakan lembaga pengawas kinerja pejabat Pemkot Surabaya.

Sedangkan BPKPD berdasarkan Perwali Surabaya No 70 Tahun 2016 adalah lembaga yang bertugas sebagai pelaksana dalam membantu walikota dalam pengelolaan keuangan dan pajak daerah.

Menurut Mahfudz, ini akan menjadi preseden buruk bagi Risma, yang tak lama lagi mengakhiri jabatannya sebagai Walikota Surabaya."Ini keputusan aneh, sangat aneh. Inspektorat itu pengawas, lha sekarang jadi Plt Kepala Badan. Istilahnya, dia yang eksekutornya dia juga yang mengawasi. Ini tidak akan fair. Jangan-jangan ada sesuatu yang ingin ditutup-tutupi oleh Risma," kata Mahfudz.

Mahfudz menduga, BPKPD akan menjadi 'sapi perah' dalam akhir jabatan Risma. Ia berharap tak akan ada kebocoran pendapatan dari BPKPD untuk APBD Kota Surabaya.

"Yang kita khawatirkan akan ada kebocoran pendapatan, karena tidak ada pengawas. Kita tahu kalau BPKPD merupakan tempat yang strategis dalam sebuah pemerintahan daerah. Utamanya dalam mencari pendapatan daerah lewat pajak-pajak yang diberlakukan di daerah tersebut. Kalau pengawas dan pelaku ini satu ya orang siapa yang akan mengawasi?. Di sini jelas akan terjadi keremang-remangan. Nah remang-remang ini yang bahaya," katanya.

Maka dari itu, ia merekomendasikan Risma untuk mencopot Rachmad Basari dari jabatannya sebagai Plt Kepala BPKPD Surabaya. Sebab dua pos itu memiliki tugas pokok dan fungsi yang berbeda.

Sebagai informasi, Kepala BPKPD sudah kosong setelah Yusron Sumartono yang diperbantukan oleh pusat ditarik kembali BPKP Pusat setelah masa kontraknya berakhir, posisi itu kemudian lowong.

Untuk mengisi kekosongan itu, akhirnya Walikota Surabaya Tri Rismaharini Rachmad Basari sebagai Pelaksana Tugas atau Plt Kepala BPKPD. Penunjukan ini yang dinilai rawan menimbulkan benturan kepentingan. Alq

 

 

 

 

Berita Terbaru

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

SurabayaPagi, Magetan – Kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan dan pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui komitmen u…

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus berupaya membuka peluang investasi untuk mendorong…