Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Tetap Jadi Kota Toleran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Wali Kota Eri Cahyadi melakukan aktivitas bersama warga G-Walk Surabaya, Minggu (1/11/2020) pagi.SP/Byta Indrawati.
Calon Wali Kota Eri Cahyadi melakukan aktivitas bersama warga G-Walk Surabaya, Minggu (1/11/2020) pagi.SP/Byta Indrawati.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Calon Wali Kota Eri Cahyadi, Minggu (1/11/2020) pagi, melakukan aktivitas bersama warga G-Walk Surabaya. Eri Cahyadi mengunjungi kawasan Surabaya Barat ini untuk bersepeda hingga menikmati ragam kuliner warga, sembari mendengarkan dan menyerap aspirasi mereka."Kalau saya jalan ingin melihat kuliner, ternyata kuliner semanggi di sini banyak, enak semuanya," kata Eri.

Di samping menikmati Semanggi Suroboyo di G-Walk Citraland, Eri juga mencicipi kreasi kuliner milik warga seperti bubur ayam Jakarta 168 dan aneka makanan lainnya. Sehingga mantan Kepala Bappeko Surabaya tersebut berencana mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi kuliner. 

"Memang top bubur ayamnya, dan saya berharap betul masyarakat Surabaya bisa mengetahui ternyata kuliner di Surabaya itu banyak dan rasanya memang nikmat," ujar Eri."Kan ada namanya G Walk ini dan juga masakannya juga banyak secara UMKM," imbuhnya.

Eri juga mendapat titipan harapan dari Warga Citraland, agar bisa meneruskan dan menjaga toleransi yang telah tercipta selama ini.

"Mereka juga merasakan betul bagaimana Bu Risma juga mulai Pak Bambang DH, Surabaya ini menjadi kota toleransi. Sehingga mereka berharap bisa meneruskan apa yang dikerjakan Pak Bambang DH dan Bu Risma sehingga Surabaya ini tetap penuh dengan toleransi," papar Eri 

Ketua RT 6 Taman Puspa Raya Jayadi Sutanto yang mewakili warga Citraland, sangat bersyukur toleransi bisa tercipta dan terjaga di Surabaya. Namun dia berharap Eri Cahyadi bisa memperhatikan hal tertentu agar kota Pahlawan menjadi lebih baik kedepannya.

"Kalau saya melihat Surabaya ini sudah cukup baik dari keamanan, kebersihan, taman-taman, gorong-gorong. Kami berharap ke depan semuanya terus ditingkatkan,” kata Jayadi. 

Jayadi juga mengapresiasi jika kawasan G - Walk jadi wisata kuliner baru di Surabaya Barat, tapi untuk menunjang hal tersebut maka kedepannya pemerintah kota memperhatikan lahan parkir bagi pengunjung.Byt

 

 

 

Berita Terbaru

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit…

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) memfasilitasi puluhan jurnalis dari Surabaya dan Sidoarjo dalam Bootcamp…

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus…