Tindaklanjuti Kasus 210 Siswa Keracunan, Wali Kota Eri Masih Tunggu Hasil Lab MBG

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. SP/ SBY
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kasus keracunan diduga akibat lauk daging krengsengan dari program MBG olahan SPPG Bubutan, Tembok Dukuh, Surabaya, diketahui sebanyak 210 siswa dan guru jadi korbannya. Dan hingga saat ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi masih menunggu hasil uji laboratorium sampel MBG yang dikirim ke BBLK.

"Kita belum tahu ya, hasil lab MBG yang dilaporkan belum tahu," jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Gedung Pemkot Surabaya, Selasa (18/05/2026).

Menurut Eri menegaskan bahwa sebelum kejadian keracunan itu sudah ada tim bagian yang memastikan makanan basi atau tidak. Karena aroma dan tampilan tidak ada masalah, MBG pun dibagikan ke siswa. Pasalnya, tampilan dan aroma yang normal, tidak disangka menimbulkan reaksi. Guru yang mencicipi tester dan siswa yang mengonsumsi MBG mengeluh pusing, mual, muntah, hingga diare dan tujuh siswa dirawat inap.

"Maka secara kasat mata, terlihat mata, secara terlihat mata itu dengan panca indra itu semua makanan dicium dulu, dilihat kondisinya bagus, tidak basi. Setelah itu diberikan kepada anak-anak. Tapi setelah 2 jam ada perubahan ada reaksi. Maka ada pemeriksaan, kita lihat hasil lab-nya ini. Karena kemarin simpang siur ono sing ngomong perkara daging, ngomong iki, wah aku diam, sambil menunggu lab-nya. Agar apa? Surabaya ini tenang," jelasnya.

Lebih lanjut, Eri ingin dirinya bisa menyampaikan dengan pasti apa penyebab MBG di Surabaya membuat banyak korban mengalami keracunan berdasarkan hasil laboratorium secara resmi. Dia pun tidak menjelaskan lebih detail apa dugaan keracunan siswa. Sehingga, dirinya meminta anak buahnya untuk diam sampai hasil laboratorium keluar. 

Kemudian, ketika hasil keluar, akan disampaikan oleh Dinkes Surabaya melalui keterangan secara resmi di hadapan wartawan. "Maka saya bilang sama temen-temen, diam, tapi sampaikan bahwa ini akan ada tindak lanjut terkait dengan pemeriksaan. Maka hasil itulah yang akan kita nanti sampaikan. Nanti insyaallah akan ada rilis dari temen-temen Kadinkes terkait dengan keracunan ini," pungkasnya. sb-06/dsy

Berita Terbaru

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Kesadaran Gizi Naik, Industri Nutrisi Anak Dipaksa Perkuat Kualitas dan Informasi Produk

Kesadaran Gizi Naik, Industri Nutrisi Anak Dipaksa Perkuat Kualitas dan Informasi Produk

Senin, 08 Jun 2026 15:31 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:31 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Rendahnya pemahaman sebagian orang tua terhadap komposisi dan proses produksi produk nutrisi anak dinilai masih menjadi tantangan di t…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…