Pemerintahan Busyro Karim Dituding Su'ul Khotimah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Puluhan Mahasiswa demo pemkab Sumenep terkait pengrusakan lingkungan akibat limbah tambak udang di kab. Sumenep (SP/Ainur Rahman)
Foto : Puluhan Mahasiswa demo pemkab Sumenep terkait pengrusakan lingkungan akibat limbah tambak udang di kab. Sumenep (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI,  Sumenep - Puluhan Mahasiswa memadati halaman Pemkab Sumenep, mereka menyuarakan kegagalan pemerintah Kabupaten Sumenep dalam bekerja untuk rakyat pinggiran, para demonstran itu tidak menggunakan baju dan terlihat kotor dan bau, sebab dalam keberpihakannya kepada masyarakat sekitar yang terdampak bau limbah udang dari pengusaha tambak yang ada di Kabupaten Sumenep.

Aksi Mahasiswa itu sangat bernuansa teatrikal, dan mengundang simpati para partisipan yang mengikuti jalannya aksi tersebut, di halaman Pemkab Sumenep Kamis (5/11) Ahmad Kurdi Irfani korlap Aksi mengaku  kecewa atas pemerintahan Abuya Busyro Karim sebagai Bupati Sumenep,  yang terkesan kurang memperhatikan masyarakat pesisir pantai yang ada di Kabupaten Sumenep.

Hal ini dilihat dari maraknya pengusaha tambak udang yang ada di Kabupaten Sumenep yang dapat mencemari lingkungan, dari hasil survey yang dilakukan oleh korlap dan puluhan mahasiswa di beberapa lokasi titik tambak yang ada di sekitar lombang dan hasilnya pembuangan limbah tersebut dapat mencemari lingkungan sekitar.

"Pembuangan limbah ke laut dapat mengotori air laut dan berubah warna, kotor dan bau, dan ini jelas merusak pemandangan " tegasnya.

Makanya, dirinya melakukan unjuk rasa agar pemerintah buka mata terkait pencemaran lingkungan dan dampak limbahnya kepada masyarakat sekitar, bahkan jika demontrans kali ini tidak ditanggapi serius oleh pemkab, dirinya bersama mahasiswa akan datang kembali dan membawanya kotoran limbah itu untuk kembali disiramkan di halaman kantor pemkab, biar tahu bagaimana masyarakat merasakan dampaknya dari limbah tersebut.

Dalam orasi tersebut, puluhan mahasiswa mendesak agar pemkab menutup keberadaan tambak udang yang tidak berizin hal ini demi menjaga kenyamanan lingkungan masyarakat di sekitar tambak tersebut. “Sebab ini menjadi akhir dari pemerintahan Bupati Sumenep, jika Bupati tidak bisa menutup keberadaan tambak yang tidak berizin, maka kepemimpinan Bupati sumenep terbilang su’ul khotimah” tudingnya.

Namun sayangnya, Pemkab seakan tidak memiliki data pengelola tambak yang ada di Kabupaten Sumenep, dan mengatakan hanya ada dua tambak yang memiliki izin selebihnya masih mau dilakukan pendataan lagi.”Pemerintah itu lucu dan tidak sepenuhnya bekerja untuk rakyat, buktinya masalah data saja mereka belum kantongi” tegasnya.

Selain itu sambungnya, pemerintah itu kebingungan dalam persoalan tambak ilegal, sekalipun sudah mengetahui mana yang tidak berizin tapi mereka tidak berani menutup apalagi bertindak, kita juga di akal-akali oleh pemerintah dengan menunjukkan data hasil oretannya di atas kertas, ini sekelas pemerintah, ponakan saya saja tahu jika hanya mau menulis seperti ini, sambil menunjukkan hasil tulisan pemerintah yang ditudingnya lucu.

Jadi kata Kurdi, ada banyak permainan pemerintah dengan pemilik Tambak yang ada, makanya pemerintah hanya beralasan saja, kalau pemkab Sumenep masih mau menginventarisasi beberapa tambak yang tidak berizin, ini masih belum jelas dokumennya.

Kata Kurdi, mengutip pernyataan Asisten III Bupati Sumenep, bahwa hanya ada dua tambak yang dinyatakan telah mengantongi izin usaha dan kedua tambak tersebut tidak membuang limbahnya ke pantai, yang lainnya masih mau di data lagi.

"Jadi puluhan mahasiswa itu hanya ingin tahu yang berizin itu mana dan yang tidak berizin itu mana, namun pemerintah hanya muter-muter saja, tidak bisa memberikan kejelasan, jadi sebenarnya mereka tahu hanya tidak berani bertindak, " pungkasnya. Ar

 

Berita Terbaru

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian…

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun bakal mencermati proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2026 yang direncanakan untuk menutup defisit APB…

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ibarat putri ayu, proyek pembangunan Rumah Pompa Lippo di Jalan Raya Jati sempat menjadi perhatian publik. Proyek yang digadang m…

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Keramaian di depan TMP R.Wijaya Kota Blitar yang berhadapan dngn wisata Kuliner malam tepatnya di Jalan Sudanco Supriadi, di kejutkan…

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Data Industri M…

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ser…