Khatamkan Al-Quran Selama Isolasi, Kini Dinyatakan Sembuh Covid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hartini berfoto bersama petugas medis selama menjalani masa perawatan di rumah sakit. SP/ TRB
Hartini berfoto bersama petugas medis selama menjalani masa perawatan di rumah sakit. SP/ TRB

i

SURABAYAPAGI.com, Purbalingga - Agus adalah satu dari tiga pasien positif corona di Purbalingga yang berhasil sembuh. Ia mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada petugas medis yang merawatnya. Agus menuturkan, selama masa karantina dia memanfaatkan waktu untuk menghafal Al Quran.

 Agus berpesan kepada masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah yang meliputi menghindari kerumunan (social distancing) maupun menjaga jarak secara fisik dengan orang lain (physical distancing). Kepada pasien lain yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, Agus berpesan agar tetap menjaga semangat hidup.

 Semangat menjadi obat paling mujarab dalam menghadapi mimpi buruk masa karantina. Sementara itu pasien di Purbalingga lainnya yang berhasil sembuh adalah Hartini. Selama masa karantina, lanjut Hartini, tidak ada perlakuan khusus seperti pemasangan alat pendukung perawatan medis atau selang oksigen.

 Hal ini karena Hartini tidak menunjukkan gejala kritis seperti sesak nafas dan pneumonia. “Saya banyak berdoa, berhubungan dengan teman-teman lewat whatsapp, berjemur setiap pagi di jendela kamar, minum obat dan vitamin juga, kalau bosan makanan rumah sakit boleh pesan Go Food, nanti diantar perawat,” terangnya.

 Sementara teman sejawat menyalurkan semangat lewat pesan singkat. Namun tekanan justru datang dari dunia maya. Perundungan dan kabar tak benar datang berduyun-duyun membanjiri media sosialnya.

 Di lain sisi Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Hanung Wikantono merinci, dari total enam pasien positif, tiga orang telah dinyatakan sembuh dan tiga lainnya masih dalam perawatan medis.

 Hanung menambahkan, ketiga pasien yang dinyatakan negatif telah menjalani dua kali tes swab.

Oleh karena itu mereka dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah. Hampir seluruh pasien positif yang dirawat di Purbalingga memiliki riwayat mobilisasi ke wilayah zona merah terutama Jakarta.

 Seperti Hartini, yang sebelumnya bekerja di sebuah rumah makan di ibu kota. Dia mengeluh sakit sejak masih berada di Jakarta.

 'Kemungkinan saya ketularan di pasar waktu belanja,” katanya. Setelah dipulangkan dari rumah sakit, Hartini diminta untuk melakukan karantina mandiri.

 Namun karena budaya solidaritas warga desa yang masih erat, tetangga, sanak saudara dan teman sejawat Hartini datang menjenguk ke rumah. Kegegeran pun terjadi setelah warga mengetahui jika Hartini divonis positif Covid-19.

 Dengan pulangnya Hartini yang sudah dinyatakan sembuh, Latif memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan edukasi kepada warga agar tidak memberikan stigma kepada Hartini dan keluarga. Hartini berharap agar masyarakat tidak mengucilkannya dan keluarga. Dia ingin kembali diterima di lingkungan tempat tinggalnya seperti sedia kala. Dsy4

 

Berita Terbaru

Lewat Agenda BIG Downhill, Pemkab Banyuwangi Genjot Wisata Olahraga

Lewat Agenda BIG Downhill, Pemkab Banyuwangi Genjot Wisata Olahraga

Senin, 21 Sep 2026 10:56 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Lewat gelaran kejuaraan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill, pada 19-20 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dinkes Surabaya Gencarkan Skrining Kesehatan Gratis Tanpa Batasan Usia Tertentu

Dinkes Surabaya Gencarkan Skrining Kesehatan Gratis Tanpa Batasan Usia Tertentu

Senin, 21 Sep 2026 10:49 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( DPD LDII) Kota Surabaya bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya serta Gerakan…

Perkuat Literasi Politik, Pemkot Malang Minta Partai Maksimalkan Banpol

Perkuat Literasi Politik, Pemkot Malang Minta Partai Maksimalkan Banpol

Senin, 21 Sep 2026 10:44 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna menguatkan literasi masyarakat melalui agenda dan program pendidikan politik, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, berharap kepada…

Lewat Bunda Jelita, Disdukcapil Surabaya Permudah Layanan Sejak Masa Kehamilan

Lewat Bunda Jelita, Disdukcapil Surabaya Permudah Layanan Sejak Masa Kehamilan

Senin, 21 Sep 2026 10:39 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui inovasi Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak Jejaring Lintas Layanan Kependudukan dan Kesehatan (Bunda Jelita), Dinas…

Genjot Hilirisasi Tembakau Lokal, Produk Cerutu Jember Tembus 45 Negara

Genjot Hilirisasi Tembakau Lokal, Produk Cerutu Jember Tembus 45 Negara

Senin, 21 Sep 2026 10:35 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna mengukuhkan diri sebagai daerah pengisi pasar ekspor cerutu terbesar di Indonesia, Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut bahwa…

Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras

Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras

Senin, 21 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Per alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, sebanyak 144.540 keluarga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menerima bantuan pangan…