Heri Romadhon Carikan Solusi Kelangkaan Pupuk dan Infrastruktur Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Jatim Heri Romadhon saat reses bersama warga di KEcamatan Tanggunggunung Kabuapten Tulungagung, Rabu (11/11/2020).
Anggota DPRD Jatim Heri Romadhon saat reses bersama warga di KEcamatan Tanggunggunung Kabuapten Tulungagung, Rabu (11/11/2020).

i

 

 

TULUNGAGUNG - Sejumlah permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat khususnya pedesaan menjadi perhatian utama anggota DPRD Jawa Timur yang sedang melaksanakan reses di Daerah pemilihan. Tak terkecuali yang dilakukan H.M Heri Romadhon, anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah pemilihan Jatim VII meliputi Kabupaten Blitar, Kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung saat keliling ke sejumlah pelosok desa.

 

 

Salah satunya adalah ketika menemui masyarakat di Desa Tanggunggunung, Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung. Bersama ratusan warga, tokoh masyarakat dan para Kepala desa, Heri Romadhon mendapatkan banyak informasi kebutuhan dan keluhan masyarakat.   

 

“Infrastruktur desa Kresikan banyak yang rusak, jalan 4 kilometer sangat membutuhkan untuk di renovasi. Saya mohon dengan hormat, mungkin juga kerusakan infrastruktur di desa-desa yang lain bisa menjadi perhatian,” ucap M Sukri Kepala Desa Kresikan, Rabu (11/11/2020).

 

Begitu juga tentang keluhan pupuk subsidi yang belakangan ini sangat langka. Sehingga cukup mempengaruhi hasil pertanian jagung yang menjadi andalan di Daerah yang paling Selatan kabupaten Tulungagung ini.  “Keluhan kami tentang pupuk, pertanian di desa kami juga kesulitan mendapatkan pupuk. Semoga Pak Heri bisa membantu mencarikan jalan keluar,” ujar Sukri yang didukung seluruh kepala desa lainnya se Kecamatan Tanggunggunung. 

 

Mendapati keluhan dan harapan seperti itu, Heri Romadhon mengakui bahwa warga di pedesaan masih perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Sebagai wakil Rakyat yang dipilih oleh masyarakat di dapil, sudah sepatutnya hal semacam ini untuk diperjuangkan. “Reses kami di beberapa titik baik Blitar maupun Tulungagung, rata-rata warga mengeluhkan terkait ketersediaan pupuk subsidi yang di musim tanam ini melangalami kelangkaan pupuk  dan infrastuktur pedesaan baik itu jalan maupun irigasi pertanian,” jelas Heri Romadhon.

 

Anggota Komisi D (bidang Pembangunan) DPRD Jatim ini siap segera mencarikan solusi. Agar pertanian maupun infrastruktur pedesaan di Blitar dan Tulungagung tidak terganggu.  Sepulang dari reses nanti Ia mencoba menyampaikan dalam rapat komisi maupun Fraksi. Agar aspirasi ini segera di sampaikan kepada pemprov Jatim. “Semoga bisa terealisasi dan memberi manfaat kepada masyarakat. Ini menjadi konsen masa reses kali ini di Blitar dan Tulungagung,” sebut politisi Partai Amanat Nasional ini.

 

Heri juga menyampaikan kepada masyarakat terkait kewenangan pemerintah daerah terkait pembangunan infrastruktur. Sesuai undang-undang no 6 tahun 2014 tentang Desa, ada kewenangan yang terbagi habis dalam menjalankan Pemerintahan. Ada kewenangan pusat, kewenangan propinsi, kewenangan kabupaten ada kewenangan desa. Dengan keluarnya UU No 6/2014, maka desa diberi alokasi anggaran sekitar 700 juta sampai 1 miliar dalam rangka otonomi desa. Misalnya ketika ada jalan desa rusak maka bisa langsung ditangani oleh anggaran desa. Namun jalan poros desa, bukan kewenangan propinsi tapi hal itu kewenangan kabupaten. Desa nanti bisa mengusulkan ke musrenbang kabupaten. “Agar sesuai kewenangan dan tidak menyalahi Aturan. Kalau Propinsi yang membangun nanti dikawatirkan menimbulkan masalah hukum,” papar mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar ini.

 

Dalam kesempatan reses di Kecamatan Tanggung Gunung, Heri juga disambati banyak hal. Mulai dari Karang Taruna yang ingin berwirausaha, penggunaan lahan perhutani dan sebagainya. Warga ingin penggunaan lahan perhutani bisa dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan masyarakat. Selama ini ada beberapa kendala. “Hal semacam ini nanti kita akan bicarakan bareng LMDH, harus ada solusinya,” pungkas Heri. rko

 

 

 

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…