Pemkab Sidoarjo Akan Tambah 4 Mini MPP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penandatanganan MoU penambahan mini Mall Pelayanan Publik (MPP) di Sidoarjo. SP/SUGENG
Penandatanganan MoU penambahan mini Mall Pelayanan Publik (MPP) di Sidoarjo. SP/SUGENG

i

SURABAYA PAGI, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo bakal menambah lagi mini Mall Pelayanan Publik (MPP). Dengan penambahan itu, maka total MPP akan menjadi 6 dengan yang sudah ada.

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan pihaknya menargetkan akan menambah MPP di empat kecamatan. Adapun penambahan direncanakan akan direalisasikan tahun 2021.

"Kita target paling tidak tahun depan ada di 4 kecamatan. Ya, salah satunya di Waru tapi saya belum cek," terang Hudiyono, kemarin.

Menurut Hudiyono, dengan penambahan itu, pihaknya berharap kualitas pelayanan publik bagi masyarakat akan lebih baik. Sebab saat ini masyarakat kelas menengah dan ke atas di Sidoarjo mengalami peningkatan.

"Ini adalah salah satu bukti untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Sidoarjo ini kita masifkan dan perbanyak sebanyak-banyaknya," tutur pria yang akrab disapa Cak Hud itu.

"Ciri-ciri kelas menengah itu minta dilayani harus cepat biasanya. Karena mereka sudah gak mau susah dan sulit maka kita buatkan strategi dengan mendekatkan kantor pelayanan ini," imbuhnya.

Sedangkan untuk MoU mini MPP, terang Cak Hud, hal itu perlu disiapkan sebagai legalitas formal administrasi. 

"Harus ada legalitas formalnya secara administratif kita kuatkan dengan kesepakatan MoU bersama ini. Ini penggunaan lahan yang berkaitan dengan mini mall pelayanan publik," tutur Cak Hud.

Sementara itu Plt Camat Sukodono, M Makhmud, usai penandatanganan MoU ini, maka sejumlah instansi yang yang terkait akan bisa secara resmi menempati booth di MPP yang telah ada. Pada MoU itu turut hadir perwakilan dari 8 instansi yang terkait.

"Nanti setelah MoU ini sudah bisa menempati booth itu terutama itu dari Dukcapil, Bank Jatim, KPP Pratama, Kantor Pos, BPJS Kesehatan, Kemenag, DPMPTSP dan Delta Arta," jelas Makhmud. Sg

 

 

Berita Terbaru

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terseret kasus manipulasi ekspor…