Puluhan Buruh di Jombang Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan Upah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi unjuk rasa buruh di Jombang tuntut kenaikan upah. SP/ M. Yusuf
Aksi unjuk rasa buruh di Jombang tuntut kenaikan upah. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Puluhan buruh yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Bersatu Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Disnaker Jombang.

Dalam aksi teraebut, buruh menuntut agar dewan pengupahan Kabupaten Jombang segera menerbitkan surat rekomendasi kenaikan upah minimum Kabupaten Jombang kepada Gubernur Jatim.

Ketua Divisi Sekretariatan SBPJ Kabupaten Jombang, Sutrisno mengatakan, bahwa hari ini Provinsi Jatim telah menaikkan upah sebesar 5,65 persen. Dan buruh berharap, Jombang mengikuti kenaikan seperti provinsi.

"Karena yang jelas, setiap kebutuhan ekonomi yang kami jalani, pasti setiap tahunnya akan meningkat. Ini tidak seperti yang kita harapkan, karena Pemerintahan Jombang tidak menperhatikan nasib buruh," katanya, Kamis (19/11/2020).

Sutrisno menjelaskan, untuk kenaikan upah di Kabupaten Jombang pihaknya berharap sesuai apa yang disampaikan oleh Gubernur Jatim sebesar 5,65 persen. Untuk hasil survei sesuai kebutuhan hidup sampai yang kita alami saat ini.

"Kalau Penerintah Jombang tidak menemui, tidak ada kesepakatan, maka kami akan terus melakukan aksi secara terus menerus hingga ada kenaikan upah di Jombang," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Jombang, Purwanto menerangkan, bahwa soal usulan besaran upah buruh di Jombang sudah dibahas oleh dewan pengupahan kabupaten (DPK) dengan Pemkab Jombang di Yogyakarta.

"Pihak Apindo menginginkan upah turun, sedangkan dari perwakilan buruh menghendaki upah naik. Karena ada dua angka, kan tidak mungkin keduanya diusulkan," terangnya.

Sehingga, lanjutnya, DPK sepenuhnya menyerahkan pada Bupati Jombang untuk merekomendasikan besaran UMK pada gubernur. Dan sekarang proses UMK Kabupaten se Jatim sedang digodok di provinsi.

"Untuk besaran UMK itu berapa, kami mohon maaf tidak punya kewenangan untuk menyampaikan. Untuk menghindari polemik, maka kita tunggu saja ibu gubernur, karena proses sedang ada di sana,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menaikkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 5,65 persen. Dari sebelumnya sebesar Rp 1.768.000, menjadi Rp 1.868.777 pada tahun 2021.

Keputusan menaikkan upah sudah disepakati dalam rapat bersama Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur pekan lalu. Dan tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/498//KPTS/013/2020. suf

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…