PT Arta Kembali Mangkir, Dewan Akan Gunakan Hal Kontrol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hearing di Komisi C DPRD Kota Surabaya bersama PT. KAI dan Paguyuban Pedagang Pasar Turi Tahap 3.SP/ALQOMARUDDIN.
Hearing di Komisi C DPRD Kota Surabaya bersama PT. KAI dan Paguyuban Pedagang Pasar Turi Tahap 3.SP/ALQOMARUDDIN.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Hearing kedua kasus pasar turi tahap 3 masih menemui jalan buntu, lantaran PT. Arta kembali mangkir rapat dengar pendapat di Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bersama PT. KAI dan Paguyuban Pedagang Pasar Turi Tahap 3.  

Ketua Komis C DPRD Kota Surabaya mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan kembali kepada PT. Arta sebagai PT yang ditunjuk oleh PT. KAI pusat untuk hadir dalam dengar pendapat di DPRD Kota Surabaya. 

" Kalau sampai nanti tidak hadir lagi, sama dengan mereka itu wanprestasi. Mereka ini berdomisili di Surabaya, kenapa tidak berani hadir ada apa? Kalau sampai 3 kali tidak hadir kita akan membuat laporan  kepada kementerian BUMN, dan ke presiden, Bahwa PT yang ditunjuk oleh PT. KAI Pusat ini investor yang tidak kredibel," ungkap Baktiono. 

Politisi PDIP ini juga meminta, PT. KAI jangan menghianati para pedagang, yang sebelumnya bersepakat bahwa pedagang yang mencarikan investor untuk pembangunan pasar turi, namun ditengah jalan PT. KAI menjunjuk PT yang lain. 

"Warga ini jangan dikhianati dari hasil perundingan sebelumnya itu, Mereka pedagang yang akan memanfaatkan dan juga sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak," katanya. 

Baktiono mengatakan jika PT. Arta kembali mangkir di pemanggilan ketiga, Dewan akan menggunakan hak kontrolnya. " Dan jika ini tidak ada titik temu, kami pun sebagai dewan bisa  menggunakan hak kontrol kami," tegasnya. 

 Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Turi Tahap 3 Hariyanto Tanzil, meminta PT. Arta untuk menghormati lembaga kedewan untuk menyelesaikan problem yang selama ini sudah menyengsarakan para pedagang. 

“Kami minta kepada PT. yang ditunjuk oleh PT KAI ini hadir menghormati bapak-bapak komisi C," katanya. 

Hariyanto mengungkapkan alasan para pedagang enggan dengan PT. Arta sebagai investor pasar turi ini, karena PT.Arta mencekik para pedagang. " Investor  ditunjuk menang itu meminta permeter ratusan juta, bagaimana para pedagang lama ini bisa masuk, sedangkan pedagang hidup dari hasil dagangan hari ini dimakan hari ini," katanya. 

Sebelumnya, lanjut Hariyanto, semuanya sudah selesai semua, mulai dari Mou dengan investor yang dipilih pedagang yang disetujui oleh Daop 8, namun tiba-tiba PT. KAI pusat menunjuk PT. Arta. 

"PT. Yang kami usung yang disetujui Daop 8 itu sudah membuat MoU dengan para pedagang karena kita sudah di janjikan oleh Daop 8 PT yang kami ajukan ini pasti menang.  Dan tiba-tiba ada pemenangnya yang lain dan kami pedagang bingung," katanya. 

 "Saya mengutuk semua pihak untuk menolong rakyat kecil yang selama hidup dari berdagang di pasar turi ini. Alq

 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…