Pergoki Orang tak Dikenal, Pasutri Dibacok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kediaman korban yang dimasuki orang tak dikenal diduga hendak merampok.
Kediaman korban yang dimasuki orang tak dikenal diduga hendak merampok.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Nahas menimpa Muhammad Musonif (33) dan Lusiati (30). Pasangan suami istri di Dusun Jerukwangi, Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto itu menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal.

Aksi tersebut terjadi di rumah korban pada Kamis (19/11) sekira pukul 01.30 WIB.

Kapolsek Kutorejo AKP Heri Susanto menceritakan kronologi kejadian. Saat itu, Musonif terbangun gara-gara mendengar suara berisik di dalam rumahnya dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat keluar dari kamar, buruh pabrik itu memergoki seorang pencuri sudah ada di dalam rumahnya.

"Saat itu kedua korban bersama dua anaknya tidur di ruang tengah. Korban terbangun dan berteriak sambil bertanya 'siapa kamu'. Lalu pelaku membacok korban dengan senjata tajam (sajam)," ujarnya.

Mendengar keributan tersebut, Lusiati ikut terbangun. Ibu rumah tangga ini berusaha membantu suaminya. Nahas, dia juga menjadi sasaran pelaku. Akibat serangan pelaku, Musonif menderita luka bacok di kepala, lengan dan dada. Sedangkan Lusiati terkena sabetan celurit di kaki dan ketiaknya.

Sementara itu, usai membacok korban pelaku langsung kabur melalui pintu belakang.

"Setelah membacok korban, pelaku langsung kabur," terang Heri.

Hingga pukul 14.00 WIB, Musonif dan Lusiati belum bisa dimintai keterangan oleh polisi. Keduanya dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari.

Heri menjelaskan, pelaku masuk ke rumah korban menggunakan tangga. Pria yang belum diketahui identitasnya itu naik ke lantai dua rumah korban. Diduga pelaku hendak merampok rumah korban, namun keburu dipergoki korban.

“Belum tahu modus pelaku tapi yang terjadi korban dibacok oleh pelaku. Keterangan dari korban, ada satu orang yang masuk rumah dengan memakai masker. Apakah murni pencurian atau dendam, modus pelaku melakukan penganiayaan terhadap kedua korban masih dalam penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kutorejo, Iptu Agus Setiawan menambahkan, kedua pelaku tidur di ruang tengah di lantai karena lantai II rumah pelaku masih dibangun.

Berita Terbaru

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kehebohan awal Februari tepatnya hari Selasa pagi (3 Februari 2026) di desa Boro Kec Selopuro Kabupaten Blitar, sempat kejutan warga…

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang…

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KAI…

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social R…

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah sebulan lebih ini pasca audensi dengan  komisi C DPRD,  PT Zam-Zam teryata masih mokong, enggan untuk mengurus izin P…

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Polemik dugaan pencaplokan wilayah laut melalui penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie S…