Karateka Tora, Laporkan Tetangga yang Bangun tanpa IMB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan di Jalan Pacar Kembang Nomor 99 samping karateka Tantora, awal pembangunan. Sp/rmc
Bangunan di Jalan Pacar Kembang Nomor 99 samping karateka Tantora, awal pembangunan. Sp/rmc

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sengketa batas lahan yang diadukan karateka Tora Kiem Lam alias Tantora (68), ke Pemkot Surabaya, sampai Selasa (24/11/2020) kemarin, masih ditangani Satpol PP dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya.

Menurut sumber di Pemkot Surabaya, lokasi sengketa terletak di Jl. Pasar Kembang No 101 Surabaya. Satpol PP sudah sidak di lokasi sengketa sekaligus memeriksa Tora Kiem Lam. “Tetangganya bangun rumah beton tanpa IMB dan ada dugaan melanggar garis sepadan,” jelas petugas satpol PP, Selasa siang kemarin.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 75 tahun 2014 tentang Pedoman Pendirian Bangunan di Kota Surabaya, garis sepadan bangunan adalah garis yang tidak boleh dilampaui oleh denah bangunan ke arah garis sempadan pagar, yang telah ditetapkan dalam rencana kota. Sementara tetangga Tantora, membangun bangunan sejak As jalan. Akibat bangunan yang tak memiliki IMB, mengganggu lingkungan sekitar, terutama karateka Tantora.

Satpol PP pun telah memanggil Nyonya Heri, tetangga Tantora, pemilik lahan dan bangunan di Jalan Pacar Kembang 99 Surabaya. Dari penelusuran Surabaya Pagi, Bidang Penegakan Peraturan Daerah Seksi Pembinaan dan Penyelidikan telah menginterogasi tetangga karateka Tantora yang diduga telah membangun bangunan melanggar garis sempadan dan menganggu ketertiban umum. Yakni mengganggu akses rumah karateka Tantora.

“Kita sudah memanggil yang bersangkutan, setelah kami melihat lokasi. Memang ibu itu agak arogan. Dan mengakui tidak memiliki IMB. Makanya, saya meminta untuk menghentikan pembangunannya dan mengurus segala perizinannya terlebih dahulu,” jelas salah satu petugas Satpol PP, di bagian seksi pembinaan dan penyelidikan.

Bahkan, Satpol PP akan membongkar paksa dan menyegel bangunan bila melanjutkan pembangunan pembatas yang diduga tak memiliki IMB itu. “Sudah diingatkan secara tegas. Dan dia akan menghentikan. Juga buat pernyataan. Bila nanti melanggar dan tidak mengindahkan,  yah kita tindak tegas. Kita segel, kalau perlu yah dibongkar,” ujar salah satu petugas yang berada di lantai 2 kantor Satpol PP Jalan Agung Suprapto Surabaya.

Sebelumnya, laporan ini berawal karena pagar pemisah rumah Tantora di rusak tetangganya sendiri yang sedang membangun. Selain itu, ia juga minta Pemkot memeriksa ijin pembangunan rumah tetangganya itu, karena ditenggarai istri dokter itu membangun tanpa bisa menunjukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKT) Kota Surabaya.

Dari penjelasan Tantora, proses pembangunannya menggangu kenyamanan rumah miliknya terutama saat memasukan kendaraan ke dalam rumah.  “Silakan bangun rumah, tapi ikuti aturan pemerintah dan jaga kenyamanan dengan tetangga,” jelas Tantora, saat ditemui Surabaya Pagi, kemarin.

Sedangkan, menurut advokat Dr. Istiawan Witjaksono, ia sudah pernah memediasi antara Tantora dengan tetangganya bernama nyonya dr Heri,  yang memiliki bangunan baru di Jalan Pacar Kembang No 99. 

Warga Jalan Kali Kepiting Jaya Gg 7 Surabaya ini bahkan secara terbuka mengaku pembangunan rumahnya belum urus IMB. Tapi berani membangun sampai mulut jalan (as) atau sempadan. ”Ibu mesti ijin Pemkot, bangun itu perhatikan garis sepadan,” saran advokat Istiawan saat mediasi dengan Tantora. Akan tetapi Ny. Heri, justru tak memusingkan.

Ny. dr Heri mengakui, ia membangun sampai mulut jalan, karena untuk dibuat pintu masuk. “Yah khan dibangun biar sampai mulut jalan,” kata Ny Heri, saat mediasi.

Tantora sendiri menyatakan saat pihak Ny Hery membongkar pagar pemisah, merusak pagarnya. Juga pembangunan pagar area Ny Hery, mengganggu keluar masuk mobilnya. n alq/rmc

Berita Terbaru

Viral di Medsos! Tiang Rambu Lalin Depan Satpas Colombo Surabaya Nekat Dicuri Demi Besi

Viral di Medsos! Tiang Rambu Lalin Depan Satpas Colombo Surabaya Nekat Dicuri Demi Besi

Kamis, 04 Jun 2026 14:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral di media sosial (medsos) terkait aksi pencurian fasilitas lalu lintas kembali terjadi di Surabaya. Kali ini,…

Pergantian Kepala BGN Baru, Bupati Lumajang Harap Semakin Perkuat Kualitas Program MBG

Pergantian Kepala BGN Baru, Bupati Lumajang Harap Semakin Perkuat Kualitas Program MBG

Kamis, 04 Jun 2026 13:23 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru yang saat ini dipegang Nanik Sudaryati Deyang, turut disambut…

Mulai Terapkan Sistem POS, Pemkot Madiun Fasilitasi Kasir Digital UMKM di Kawasan PRC

Mulai Terapkan Sistem POS, Pemkot Madiun Fasilitasi Kasir Digital UMKM di Kawasan PRC

Kamis, 04 Jun 2026 13:16 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna membantu pencatatan transaksi sekaligus meningkatkan transparansi harga di kawasan wisata Kota Madiun, kini Pemerintah Kota…

Sambut Rangkaian Grebeg Suro 2026, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp500 Juta

Sambut Rangkaian Grebeg Suro 2026, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp500 Juta

Kamis, 04 Jun 2026 13:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Siap menyambut penyelenggaraan rangkaian kegiatan Grebeg Suro 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, telah mengalokasikan…

Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD

Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD

Kamis, 04 Jun 2026 13:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:09 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memberi sinyal serius dalam membongkar kasus dugaan korupsi penyimpangan dana tunjangan …

Gegara Penutupan Jalan Nasional di Tulungagung, Dishub: Rute Bus AKDP Dialihkan

Gegara Penutupan Jalan Nasional di Tulungagung, Dishub: Rute Bus AKDP Dialihkan

Kamis, 04 Jun 2026 13:03 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Imbas penutupan jalan nasional menuju Kabupaten Trenggalek, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung mengalihkan rute…