Pemkab Jember Wacanakan Hotel Berbintang untuk Isolasi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Jember KH A. Muqit Arief. SP/ JT
Plt Bupati Jember KH A. Muqit Arief. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama dua minggu terakhir ini kasus pasien Covid-19 di Kabupaten Jember semakin melonjak dan menjadi sorotan berbagai pihak. Pemkab Jember kini tengah menyiapkan hotel berbintang untuk dijadikan tempat isolasi khusus penanganan pasien Covid-19, Senin (30/11/2020).

Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief menjelaskan bahwa berdasarkan data terakhir, pada Minggu malam kemarin, tercatat ada penambahan kasus positif Covid-19 di Jember mencapai 62 orang. Adapun pasien sembuh pada Minggu mencapai 29 orang. Sehingga pemkab jember mengubah hotel sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

“Ya ini seperti yang kemarin dibicarakan dalam rapat dengan pemerintah pusat dan juga sudah dilakukan di beberapa daerah lain. Jember juga harus mempersiapkan tempat isolasi khusus dengan menyewa hotel bintang dua dan tiga,” ujarnya

Walaupun demikian, jumlah porsentase angka kesembuhan pasien Covid-19 di Jember merupakan yang tertinggi. Disusul tingkat kedua adalah Surabaya dan ketiga Kabupaten Blitar.

Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief kembali mengimbau warganya untuk semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, sejak pemerintah pusat menggulirkan adaptasi kenormalan baru, disinyalir masyarakat mulai kendor untuk menjalankan protokol kesehatan. 

“Jangan kita menganggap adaptasi kenormalan baru berarti hidup seperti sebelum ada Covid. Bukan seperti itu. Tetapi kita harus tetap berusaha beraktivitas seperti biasa dengan tetap taat pada protokol kesehatan,” ucap Muqit. 

Maraknya acara yang berpotensi mengundang kerumunan pasca-pelonggaran new normal juga menjadi sorotan Muqit. “Sekarang ini banyak acara kerumunan seperti pengajian dan perkawinan. Kami sangat berharap agar protokol kesehatan benar-benar ditingkatkan,” ujar dia.

Pemkab juga menyebut, ada kecenderungan masyarakat memakai masker dengan cara yang salah. “Sering terjadi orang memakai masker, tetapi diturunkan hingga ke dagu atau mulut. Seharusnya menutup mulut dan hidung. Juga harus sering mencuci tangan karena kita sering menyentuh barang yang banyak dipegang orang lain,” papar pria yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, Silo, Jember, ini. 

Selain itu, Pemkab Jember juga mewanti-wanti pentingnya penggunaan masker yang hanya bukan sekadar untuk melindungi diri sendiri tapi juga untuk mencegah cluster penyebaran Covid-19 bagi orang lain. Dsy11

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…