Bangun Jembatan, Machfud Arifin Ajak Warga Jaga Kebersihan Kali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Machfud Arifin mendengar aspirasi warga Kapas Madya Senin (30/11).SP/ALQOMARUDDIN.
 Machfud Arifin mendengar aspirasi warga Kapas Madya Senin (30/11).SP/ALQOMARUDDIN.

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Akhirnya warga Kapas Madya bernafas lega, setelah puluhan tahun mengharapkan adanya jembatan di Kali Panjang Tuwowo Kapas Madya terealisasikan oleh Calon Wali Kota Surabaya nomor 2 Machfud Arifin. 

Menurut Burhan Warga Kapas Madya 1B warga sudah puluhan tahun mengajukan pembuatan jembatan di Tuwowo Kapas Madya kepada Pemerintah Kota Surabaya namun tidak ada respon. 

"Meskipun belum jadi Wali Kota saja beliau (MAchfud Arifin) sudah sangat peduli kepada warga Surabaya, beliau tau apa yang diperlukan warga surabaya," ungkap Burhan, Senin (30/11).

Dirinya bersama warga Kapas Madya, sangat berharap paslon nomor 2 Machfud Arifin-Mujiaman dapat memimpin Surabaya kedepan. " Kami sangat berharap Pak Machfud menjadi Wali Kota Surabaya," katanya.

Maka dari itu, lanjut Burhan, warga Kapas Madya akan total memenangkan Machfud Arifin-Mujiaman. " Pak Machfud mempunyai misi yang jelas, dan kepedulian kepada masyarakat dibawah begitu besar," katanta. 

Menurut Burhan, dalam pemerintahan saat ini, kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya sangat kontras dengan kehidupan warga dibawah. " contoh BLT (Bantuan Langsung Tuai) yang diajukan itu tidak pernah dapat malah yang tidak diajukan dapat. Yang tidak mampu dapat yang kaya malah dapat," katanya. 

Untuk sebuah perubahan Surabaya lebih baik dan lebih maju. Maju Kota Ne, Makmur Warga ne, Warga Kapas Madya tekatkan menangkan Machfud Arifin-Mujiaman. 

Sementra Calon Wali Kota Surabaya nomer 2 Machfud Arifin mengatakan, jembatan itu merupakan sesuatu sarana yang penting yang sangat bermanfaat terhadap warga Surabaya. 

"Kita mendengar keluhan warga disana (Kapas Madya) beberapa bulan yang lalu ada jembatan yang biasa dilewati warga itu patah yang dikehendaki warga dalam waktu seminggu kita bangun jembatan itu sudah selesai," ungkap Machfud Arifin. 

Menurut mantan Kapolda Jawa Timur ini jembatan tersebut sangat bermanfaat untuk warga dengan adanya jembatan itu warga makin dimudahkan. 

"Alhamdulillah saat ini saya bisa melihat langsung antusias masyarakat Kapas Madya. Mudah-mudahan ada perubahan," katanya. 

Selain itu, Machfud Arifin juga meminta kepada warga agar bersama-sama menjaga lingkungan khususnya lingkungan kali (Sungai) di sekitar kapas Madya agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. 

" Selain Jembatan tidak kalah pentingnya menjaga kebersihan kali, yang selama ini tidak tersentuh, yang masih kotor, bau," katanya. 

" Mari kita bersama masyarakat dan pemerintah  sama-sama membangun Surabaya, kita saling memahami. Tau hak dan kewajiban antara pemerintah dan warga," katanya. Alq

 

 

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…