Yes Bro Fasilitasi Pemasaran dan Dorong Kesejahteraan Pelaku UMKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Bupati Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, saat menyambangi para penjual makanan ringan di sekitar Alun-alun. SP/FOR YES BRO
Calon Bupati Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, saat menyambangi para penjual makanan ringan di sekitar Alun-alun. SP/FOR YES BRO

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, dan Drs. KH. Abd Rouf akan terus berpacu mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Lamongan, dalam meningkatkan kesejahteraan nya, salah satunya memfasilitasi mereka agar bisa menjajakan hasil usahanya hingga diterima pasar.

Hal itu disampaikan oleh Cabup nomor urut 2 Yuhronur Efendi, dalam berbagai kesempatan,  sebagai bagian dari komitmen dan upaya pemerintah daerah,  yang harus hadir di tengah keinginan masyarakat dalam mengembangkan usaha, dan tetap survive di tengah persaingan usaha yang ketat.

"Kalau Allah menakdirkan saya terpilih menjadi bupati Lamongan, tentu kami sangat berkomitmen untuk mendorong pelaku usaha UMKM untuk lebih sejahtera, dengan memberikan fasilitas akses dan jaringan pasar," ujar Yes panggilan akrab Yuhronur Efendi, Selasa (1/12/2020).

Disebutkannya pelaku usaha di Lamongan saat ini yang mencapai puluhan ribu tersebut, harus terus didorong dan diberi fasilitas agar mereka bisa meningkatkan daya saing, bila perlu melakukan ekspor barang yang diproduksi. 

"Membuka akses jaringan dan pasar sangat penting, sehingga ada kepastian produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM bisa terima dan menghasilkan uang," ungkapnya.

Lebih jauh kata mantan Sekda ini menambahkan, tidak tepat rasanya produktivitas pelaku UMKM digenjot tapi pemasarannya tidak dipikirkan, apalagi sekarang ini kondisi masih pandemi covid-19. "Saya harus bisa menyeimbangkan bagaimana produktivitas terus dilakukan tapi barang yang dihasilkan juga harus diterima pasar, kalau sudah seperti ini kesejahteraan akan terus meningkat," paparnya.

Bahkan keseriusannya untuk membawa pelaku UMKM lebih sejahtera dilakukan oleh Yuhronur menyapanya dalam setiap kesempatan kampanyenya, seperti saat hadir di warga di Desa Kedungkumpul Kecamatan Sarirejo, Selasa (29/9/2020) lalu.

Ia bersama tim relawan Kecamatan Sarirejo, cabup nomor urut 2 tersebut mendatangi sejumlah warung kopi (warkop) setempat. Ia menyampaikan kalau pelaku UMKM di Lamongan selama ini, memiliki peranan yang sangat vital bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

"Coba kita lihat di tengah krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 sejumlah Warkop masih tetap bisa bertahan, dan usaha lainnya ini patut disyukuri, tinggal bagaimana mereka bisa meningkatkan pendapatan nya," jelasnya.

Tentu ini menjadi salah satu program utama dirinya bersama KH.Abd Rouf kedepannya dalam rangka mendorong sebagai sumber ekonomi kerakyatan yang memang tumbuh secara alami. "Jika UMKM akan mampu menjadi penopang utama kejayaan Lamongan di masa mendatang," terangnya. jir

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …