Ketua KONI Kembali Diperiksa Kejari Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KONI Jombang, Tito Kadarisman. 
Ketua KONI Jombang, Tito Kadarisman. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Ketua KONI Kabupaten Jombang kembali dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang terkait dengan kasus dugaan penyimpangan dana hibah KONI Jombang.  Ketua KONI diperiksa Kejari Jombang sekitar kurang lebih empat jam. Terhitung mulai pukul 10.00 WIB sampai sekitar pukul 14.00 WIB. 

Ketua KONI Jombang, Tito Kadarisman menyatakan, bahwa dirinya dipanggil oleh Kejari Jombang sebatas sebagai saksi terkait dana hibah. 

"Dana hibah dari mulai 2017 sampai 2019," ujarnya, usai jalani pemeriksaan, Selasa (01/12/2020). 

Ditanya ada berapa pertanyaan yang disampaikan kepada dirinya, Tito berkilah jika dirinya lupa. "Wah lupa saya," kilahnya.  Menurut pengakuan Tito, dana hibah yang diterima KONI dari Pemkab Jombang, nominalnya bermacam-macam. Dari 2017, yang pertama Rp 2 Miliar. 

"Kemudian Rp 2 Miliar untuk 2018. Sedangkan tahun 2019 ada Rp 3,5 Milyar," tukasnya. Tidak banyak yang dikatakan Ketua KONI kepada awak media. Ia pun lantas pergi meninggalkan kantor Kejari Jombang. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang, Yulius Sigit Kristanto mengungkapkan, bahwa hari ini pihaknya memeriksa Ketua KONI untuk melihat sejauh mana pertanggungjawabannya. 

"Dari mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan pertanggungjawabannya. Hasil pemeriksaan ini akan dikomparasikan dengan alat bukti yang sudah dimiliki oleh Kejaksaan," ungkapnya. 

Menurut Sigit, termasuk mensinkronkan hasil audit yang dilakukan oleh tim ahli arbiter atau auditor, dan ini sudah mengerucut. 

"Tapi nantilah, pada saatnya kita akan tentukan penyelesaian perkara ini," pungkasnya. suf

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…