Kejari Jombang ''Plototi'' Proyek Puskesmas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasi Intelijen Kejari Jombang, Denny Saputra Kurniawan. SP/ Sarep
Kasi Intelijen Kejari Jombang, Denny Saputra Kurniawan. SP/ Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jombang, tengah memantau proyek pembangunan gedung Puskesmas Miagan dan Perak. Menyusul, dua proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut terancam molor, sebulan jelang berakhirnya kontrak. 

Kasi Intelijen Kejari Jombang, Denny Saputra Kurniawan mengatakan pihaknya tengah melakukan pemantau dua proyek pembangunan gedung Puskesmas itu. 

Dia berharap, dua proyek strategis tersebut selesai sesuai kontrak. Yakni, 8 November untuk Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung serta 27 November 2023 batas akhir pembangunan Puskesmas Perak. 

"Kami masih melakukan pemantauan dulu, karena pengerjaan masih berjalan. Kami ingin pekerjaan tetap selesai tepat waktu,” tandas Denny, Kamis (19/10/2023). 

Tidak hanya itu, proyek pembangunan harus sesuai dengan spesifikasi yang ada di RAB (rencana anggaran biaya). “Pastinya tidak terdapat unsur kerugian negara,” tegasnya. 

Ia mengungkapkan, apabila ada temuan terkait proyek. Pihaknya berencana akan mendalami proyek dari Dinas Kesehatan tersebut. ”Kalau ada temuan dan laporan kami akan melakukan on the spot puldata dan pulbaket,” pungkas Denny.

Sebelumnya, Komisi C akan melakukan pemanggilan Dinkes serta kontraktor. Rapat dengar pendapat (RDP) itu nantinya juga akan dilakukan Komisi B dan D.

”Kami nanti perintahkan komisi segera melakukan pemanggilan untuk klarifikasi dan memberi laporan terkait pembangunan puskesmas,” kata Ketua DPRD Jombang, Mas'ud Zuremi, Selasa (17/10/2023).

Menurut politisi PKB ini, persoalan keterlambatan pembangunan gedung Puskesmas tidak bisa dianggap remeh. Karena, fasilitas pelayanan masyarakat. "Jadi jangan sampai molor, apalagi dikerjakannya asal-asalan," tegas Mas'ud. 

Dinas Enggan Belajar dari Pengalaman

Politisi senior ini menambahkan, proyek pembangunan gedung Puskesmas setiap tahun selalu memunculkan masalah. Akan tetapi, Dinas Kesehatan dikatakan Mas'ud tidak mau melakukan evaluasi maupun perbaikan dari pengalaman sebelumnya.

”Tahun-tahun sebelumnya seperti pembangunan Puskesmas Mojowarno, Sumobito, Ngoro itu selalu bermasalah dan molor,” ungkapnya. 

Dinas Kesehatan maupun PPK dikatakan Mas'ud, harus lebih tegas lagi untuk memperingatkan kontraktor. Agar progres pengerjaan sesuai dengan kontrak. 

"Jangan cuma diingatkan saja, harus lebih tegas lagi. Karena ini menyangkut fasilitas pelayanan masyarakat," pungkasnya. Sarep

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…