Kampanye Bu Risma Dikhawatirkan Warga Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saymatu Martha salah satu warga Plemahan yang mendapatkan surat dari Bu Risma. SP/ Al-Qomaruddin
Saymatu Martha salah satu warga Plemahan yang mendapatkan surat dari Bu Risma. SP/ Al-Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saymatu Martha bahagia Rabu pagi lalu (2/12/2020). Ia mendapatkan surat dari ”Pemkot Surabaya”. Sejak menjadi warga Surabaya pada 1998, baru sekali ini ia mendapatkan surat langsung dari pemkot. Ke alamat rumahnya di kawasan padat penduduk, Plemahan, Kelurahan Kedungdoro.

”Saya senang, apalagi surat itu saya pikir isinya kenaikan BLT,” kata Martha. Saat ditemui di rumahnya yang terleta di gang sempit. ”Apalagi, dalam empat bulan terakhir, BLT hanya Rp 300 ribu, padahal empat bulan sebelumnya Rp 600 ribu,” lanjutnya.

BLT yang dimaksud Martha adalah bantuan langsung tunai bersamaan dengan pandemi Covid-19. Bantuan Rp 600 ribu sangat membantunya, karena suaminya yang asli Surabaya bekerja serabutan. Penghasilan tidak tetap.

”Sayang, empat bulan terakhir nilainya turun Rp 300 ribu, kami menunggu nilainya kembali Rp 600 ribu, lumayan,” ucapnya.

Namun, begitu membuka amplop surat berwarna coklat, Martha kecewa. Isi surat itu adalah ajakan mencoblos pasangan Eri Cahyadi-Armuji dalam pilwali 9 Desember nanti. Ia juga baru sadar, kalau surat yang ia terima dari wali kota Tri Rismaharini pribadi.

”Kenapa Bu Risma begitu sibuk kampanye. Kenapa gak fokus urusi warga seperti kami yang kesusahan,” kata Martha. ”Kami rindu Bu Risma yang dulu, yang menomorsatukan warganya, bukan Bu Risma yang sibuk kampanye seperti ini,” lanjutnya.

Martha adalah perempuan kelahiran Ambon. Ia pindah ke Surabaya pada 1998 ketika di tanah kelahirannya meletus kerusuhan. Dia kemudian mendapatkan jodoh orang Surabaya, Arek Plemahan.

Sejak pindah ke Surabaya 1998, ia tidak pernah pulang ke Ambon lagi. Dia sudah ber-KTP Surabaya.

Karena sudah puluhan tahun di Surabaya, Martha pun bisa merasakan perubahan sikap Risma. Dari kali pertama menjabat pada 2010, sampai di ujung masa jabatan seperti saat ini.

”Bu Risma, mohon biarkan warga Surabaya memilih sesuai hati nurani. Jangan paksakan kami memilih pasangan Eri-Armuji. Surat itu seperti ancaman saja buat kami, warga kecil ini,” tutup Martha. Alq

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…