Kemasan Beras BPNT Tambakboyo Sudah Cantumkan Supplier

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan beras komoditi BPNT oleh Dinsos P3A Tuban, Forkopimca Kecamatan Tambakboyo, TKSK dan Paguban Agen.
Pemeriksaan beras komoditi BPNT oleh Dinsos P3A Tuban, Forkopimca Kecamatan Tambakboyo, TKSK dan Paguban Agen.

i

SURABAYA PAGI, Tuban - Mulai bulan ini, seluruh zak kemasan beras komoditi Bantuan pangan non tunai (BPNT) harus mencantumkan logo merk dan nama badan usaha milik supplier. Kamis, (3/10/20).

Hal itu disampaikan sekretaris Dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, S.Y. Emanuel usai melalukan pemeriksaan beras BPNT di Kecamatan Tambakboyo bersama jajaran Forkopimca, TKSK, dan Ketua paguyuban agen setempat.

"Jadi bulan ini merupakan teskis, semua kemasan beras harus mencantumkan nama badan usaha supplier baik CV maupun PT," terangnya.

Dijelaskan Manu, ketentuan itu diberlakukan untuk memudahkan identifikasi siapa supplier yang mensuplai beras di tiap kecamatan. Sehingga, apabila ditemukan beras BPNT tidak sesuai standar kualitas, mudah bagi KPM maupun agen BPNT untuk melakukan aduan.

Disudut lain, aturan itu berguna untuk mencegah agen agar tidak mengambil beras diluar supplier. Adanya agen yang mengorder beras selain dari supplier, dikatakan Manu, bisa mempersulit baik Dinsos maupun pihak lain yang berwenang menjalankan kontrol atas kualitas beras dan berpotensi terjadi penyelewengan.

"Tujuan akhirnya ya untuk menjaga kualitas beras BPNT, agar tidak merugikan KPM," imbuhnya.

Distribusi beras BPNT untuk Keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Tambakboyo kali ini pun, diungkapkan pria yang pernah menjabat di sekretaris Inspektorat itu, sebanyak 3262 sak beras premium kemasan 15 kilogram yang diorder melalui agen, kesemuanya telah mencantumkan logo merk dan nama CV supplier.

Sehingga, selain mengapresiasi supplier, karena beras BPNT yang dikirim layak dan sesuai standar kualitas, disamping itu supplier telah mematuhi ketentuan baru mengenai kemasan beras tersebut.

"Beras yang dikirim ini sesuai ketentuan mutu, ditambah semua kemasanya tertera logo dan nama supplier," jelasnya.

Di tempat yang sama, Nanik Yogarini, pendamping Tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Tambakboyo, menanggapi adanya aturan baru tersebut dengan antusias. Ia sepakat, jika memang perlu melakukan pembaharuan teknis distribusi beras BPNT, agar semua KPM di Kecamatan Tambakboyo terlindungi.

Menjadikan kemasan beras sebagai salah satu instrumen kontrol, baik ditingkat supplier hingga agen, diyakini Nanik, juga dapat memudahkannya dalam melalukan pengawasan komiditi beras BPNT.

"Semua KPM di Tambakboyo memilih beras premium. Nah dengan adanya aturan kemasan ini, kami bisa mudah mengawasi agar kualitas beras sesuai orderan," tandasnya.

Sementara itu, senada dengan TKSK, Kholilurrohman selaku ketua paguyuban agen, yang mewakili 20 agen BPNT se Kecamatan Tambakboyo mengungkapkan, bahwa adanya aturan tersebut ia dan agen lainya merasa terbantu.

Pihak Agen, terang Kholil, memang rutin melakukan pemeriksaan lagi ke beras BPNT yang diterimanya dari supplier, sebelum menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST). Tujuanya, memastikan beras yang bakal di distribusikan ke KPM memang sesuai standar kualitas.

"Yang saya lihat, beras yang kami terima tadi kualitasnya bagus dan sesuai standar, tapi nanti kami juga melakukan pengecekan lagi sebelum disalurkan ke KPM," terangnya. Her Her

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…