Petugas KPPS Usung Konsep Pakaian Tenaga Medis di Masa Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas KPPS TPS 24 mengenakan pakaian tenaga medis melayani warga melakukan pendataan sebelum menggunakan hak suara dalam Pilwali Kota Surabaya 2020 di Menur Pumpungan 1 Surabaya, Rabu (9/12). SP/Patrik Cahyo
Petugas KPPS TPS 24 mengenakan pakaian tenaga medis melayani warga melakukan pendataan sebelum menggunakan hak suara dalam Pilwali Kota Surabaya 2020 di Menur Pumpungan 1 Surabaya, Rabu (9/12). SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Ada yang unik di TPS 24 Pumpungan 1, para petugas TPS menggunakan pakaian medis berjibaku melayani warga seperti layaknya tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Namun TPS 24 ini, menyuguhkan hal yang berbeda dengan melihat kondisi pandemi sehingga tercetuslah ide dengan memakai jas putih lengkap,  stetoskop dan APD layaknya dokter.

Nur Rahmawati, Ketua KPPS yang juga mencanangkan ide ini, mengatakan , dirinya mengambil tema Covid-19 yang dinilai lagi tren. Sekaligus edukasi pada warga dalam melaksanakan pemungutan suara di TPS 24, tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

“Tempat Pemungutan Suara (TPS) ini didesain dengan konsep Corona guna untuk mengedukasi warga yang datang ke TPS tetap patuh menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, dicek suhu badan, memakai masker, dan memakai sarung tangan saat menggunakan hak suara,”ucap Nur saat ditemui Wartawan Surabaya Pagi di lokasi, Rabu (9/12).

Selain menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini, juga menarik minat warga dalam menggunakan hak suaranya dalam pemilihan Walikota (Pilwali) 2020 dengan membuat foto booth setelah selesai bisa berfoto,”imbuhnya.

Untuk tampilan berbeda, Nur bersama rekan – rekannya yang juga sebagai karangtaruna RT 01/RW 05 Menur Pumpungan tersebut memilih menggunakan pakaian tenaga medis. Terpikirkan sang anak yang menempuh pendidikan di bidang kesehatan di kampus Poltekkes Surabaya.

“Kebetulan anak saya perawat, bajunya yang dipakai untuk praktik di laboraturium akhirnya saya pinjam jas putihnya,”ungkapnya.

Sejauh ini, dari pantauan ketua KPPS Menur Pumpungan, pemilih di TPS 24 sudah mencapai 60 persen. Tak hanya itu, dengan konsep tenaga medis juga, akan memotivasi para pemilih untuk datang ke lokasi pemilihan.

“Masih banyak yang belum menggunakan hak suaranya, karena kondisi hujan. Harapannya masyarakat dapat berpartisipasi dan yang datang ke TPS yang memiliki suhu di atas 37 derajat akan disediakan hak suara dengan tempat pencoblosan khusus diluar,” ucap Nur.

Bagus, warga Pumpungan yang menjadi pemilih dalam pilkada ini, mengaku bangga dengan adanya tampilan berbeda di TPS sekitaran wilayah tempat tinggalnya. Selain unik, justru bisa menjadi pengingat juga bagi masyarakat bahwa kondisi saat ini pandemik COVID-19.

Dirinya turut mengapresiasi ide dari para anggota KPPS yang menurutnya sangat kreatif.

"Kreatif, banyak edukasi poster yang di pasang di dinding mengenai penerapan protokol kesehatan," ucapnya. Sementara itu, menanggapi pencoblosan di masa pandemi ini, Bagus mengatakan yang terpenting masyarakat tetap menjalankannya sesuai protokol kesehatan. Pat

Berita Terbaru

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW di berbagai wilayah Kabupaten Magetan, berimbas pada meningkatkan permintaan pisang. Kondisi itu…

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mengurai kemacetan dan mengatasi genangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata aktivitas perdagangan di kawasan Jalan…

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga…

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memastikan pembuangan limbah Bahan Berbahaya Beracun…

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

SUMENEP, Surabayapagi.com – DPRD Kabupaten Sumenep akhirnya mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2…

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung

Rabu, 26 Agu 2026 11:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sejumlah petani di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung was-was melihat  Dam Pacar yang saat ini dilaporkan telah …