Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Baru di Gelar 12 Desember

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: KPU Lamongan menggelar Bimtek sebelum melakukan rekapitulasi suara tingkat Kecamatan hasil Pilbup. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Caption: KPU Lamongan menggelar Bimtek sebelum melakukan rekapitulasi suara tingkat Kecamatan hasil Pilbup. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski tim pemenangan Paslon bupati dan wakil bupati masing-masing sudah mengantongi data, dan yang unggul dalam pesta demokrasi, namun proses rekapitulasi suara secara manual sesuai tahapan KPU masih di tingkat Desa PPS.

"Sejak kemarin pasca selesai penghitungan tingkat TPS, segera di geser ke PPS guna segera di geser  lagi ke tingkat PPK, karena tahapannya seperti itu," kata Mahrus Ali ketua KPU Lamongan, saat dihubungi Surabaya pagi, Kamis (10/12/2020).

Dari rekapitulasi yang berjalan itu kata Mahrus, tidak ada kendala yang berarti, semua berjalan cukup lancar meski pencoblosan diwarnai hujan rintik-rintik. "Alhamdulillah saat pencoblosan hingga rekapitulasi tingkat desa PPS berjalan cukup lancar tidak ada kendala yang serius," ungkapnya.

 Kini kata Mahrus, KPU tengah berkonsentrasi untuk melanjutkan tahapan rekapitulasi hasil perolehan suara dalam Pilbup tingkat Kecamatan, yang akan digelar pada (12/12/2020) mendatang.

 Salah satunya salah satunya menggelar bimbingan teknis Rapat Koordinasi Persiapan dan Simulasi Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Tingkat Kecamatan, yang digelar di Kantor nya KPUK, Kamis (10/12/2020). 

Acara yang menghadirkan ketua dan anggota Divisi Teknis PPK se Kabupaten Lamongan itu, seperti disampaikan oleh Mahrus Ali, untuk memberikan dan memastikan agar tahapan-tahapan yang dijalankan bisa berjalan sesuai dengan mekanisme.

 "Sebelum melakukan rekapitulasi tingkat Kecamatan, ketua dan anggota Divisi Teknis PPK se Kabupaten Lamongan kita bekali protap, agar di lapangan berjalan lancar," jelasnya.

 Terkait semua tim paslon sudah mengantongi perolehan suara dan siapa pemenangnya kata Mahrus, bagi KPU tidak mempersoalkan karena itu haknya, dan mereka punya metode sendiri. Tapi demikian masyarakat diminta untuk tetap menunggu proses rekapitulasi suara hingga selesai oleh KPU, agar diketahui pasti siapa pemenangnya.

 "Kami menghormati para tim pemenangan yang sudah mengetahui hasil Pilbup, tapi masyarakat diminta untuk menunggu hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU, karena yang berhak mengumumkan siapa calon yang memenangkan konstelasi pilkada ini adalah KPU," pungkasnya.jir

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti adanya tempat hiburan yang tidak mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan serta…

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sepanjang Januari-September 2026, termasuk sepanjang kemarau terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), sehingga…