Saat Pencoblosan, 6 Warga Lamongan Terpapar Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Data tabel perkembangan covid-19 Kabupaten Lamongan, update setiap harinya. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Data tabel perkembangan covid-19 Kabupaten Lamongan, update setiap harinya. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Di tengah hiruk pikuk pesta demokrasi untuk memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati Lamongan pada Rabu (9/12/2020), ada kabar tidak baik, sebanyak 6 warga Lamongan positif terpapar covid-19, dan kini tengah menjalani isolasi mandiri.

Dari data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Lamongan per 9 Desember pada pukul 19.00 WIB menyebutkan, di Lamongan berbarengan dengan pelaksanaan pencoblosan ada 6 warga yang terpapar covid-19.

Di Lamongan secara keseluruhan yang sudah tercatat dan terkonfirmasi positif aktif ada 87, dimana sebelumnya ada 81 orang yang terpapar, dan dari jumlah itu yang meninggal ada 1 orang.

Sedangkan jumlah total mulai awal adanya covid-19 di Lamongan hingga saat ini yang terkonfirmasi positif berjumlah 1026 orang, 87 orang diantaranya yang kini tengah mendapatkan perawatan, sebanyak  948 orang dinyatakan sembuh, dan 81 orang telah meninggal dunia.

Karena yang terpapar virus corona di Lamongan terus bertambah, Kepala Dinas Kesehatan dr Taufiq Hidayat dalam berbagai kesempatan meminta kepada masyarakat untuk kembali meningkatkan kewaspadaan.

"Penambahan yang terpapar covid-19 ini seakan menjadi trend, karena secara Nasional yang terpapar juga naik drastis, karena itu saya minta masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan," pintanya.

Sementara itu menurut Taufiq, penambahan ini banyak disebabkan, kurang disiplinnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes). "Penambahan jumlah warga yang terpapar ini karena kedisiplinan yang kurang," katanya.

Ia lalu mencontohkan, tidak sedikit masih dijumpai masyarakat yang tidak memakai masker saat keluar rumah. Selain itu, kerumunan juga banyak dijumpai ada di mana-mana, dan tempat cuci tangan yang disediakan di tempat-tempat keramaian sudah mulai tidak ada.

Karena demikian itu, ia berharap masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup sehat, dengan kembali menerapkan protokol kesehatan (Prokes), dan menjaga disiplin, dan menghindari kerumunan dan lebih baik di rumah kalau memang tidak ada aktivitas yang penting.

"Tingkatkan kewaspadaan, hindari kerumunan, tingkatkan kedisiplinan, lebih baik di rumah kalau memang tidak ada aktivitas yang cukup penting, kalaupun keluar rumah agar tetap memakai masker," pintanya.

Sementara itu, pihak Pemerintah dalam hal ini Dinkes terus berupaya memutus rantai penyebaran covid-19, dengan mengagendakan pemeriksaan rapid test, untuk mengetahui secara dini yang terpapar covid-19, untuk kemudian dilakukan tindakan isolasi dan penanganan medis. jir

Berita Terbaru

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan…

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat  PPDB (Penerimaan …

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Rehabilitasi 25 Sekolah Negeri

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Rehabilitasi 25 Sekolah Negeri

Selasa, 14 Jul 2026 14:10 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…