BKKBN Jatim Promosi Bangga Kencana dengan Gowes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur melakukan gowes bersama para penggiat Bangga Kencana. SP/Patrik Cahyo
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur melakukan gowes bersama para penggiat Bangga Kencana. SP/Patrik Cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur melakukan gowes bersama para penggiat Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) di Surabaya, Jumat (11/12/2020).

Bersama tim gowes GBK ATT (Gowes Bangga Kencana Angel Temen Tuturane) perwakilan BKKBN Jawa Timur selain promosi program Bangga Kencana dengan membagikan leaflet juga menghimbau kepada masyarakat dan keluarga untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, mengingat mulai meningkatnya lagi jumlah yang terpapar Covid-19 di Kota Surabaya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd mengatakan bahwa saat ini presentase dan jumlah yang terpapar virus Covid-19 meningkat, maka perlu upaya massif untuk senantiasa mengingatkan kembali dalam penerapan disiplin protokol Kesehatan “Ingat Pesan Ibu”.

“Saya menyambut baik kegiatan ini karena merupakan wujud dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap program Pembangunan Keluarga, kependudukan dan Keluarga Berencana.

Promosi sambil gowes merupakan kebersamaan yang dilakukan sangat efektif di masa pandemic, langsung menyasar kepada masyarakat dan olah raga yang sangat digandrungi untuk menjaga kesehatan dan imun kita. Rutin setiap hari Jumat bersama tim GBK ATT melakukan gowes bareng keliling kota Surabaya”, ungkapnya.

Selanjutnya Pak Teguh mengingatkan kembali bahwa secara umum kondisi kependudukan Jawa Timur dapat dilihat dari aspek kuantitas dan kualitas penduduk yang masih membutuhkan penanganan yang optimal meski angka TFRnya paling rendah se-Indonesia yaitu 1,9 (Survei RPJMN 2019).

Jumlah Penduduk Jawa Timur adalah ranking terbesar kedua setelah Jawa Barat namun secara kualitas jika dilihat dari IPMnya, Jawa Timur berada pada peringkat 15 se-Indonesia. Kesenjangan itulah agaknya sebagai salah satu faktor belum tercapainya tujuan Pembangunan secara optimal di Jawa Timur.

“Dalam melaksanakan Pembangunan Kependudukan di Jawa Timur diperlukan kerjasama dengan berbagai mitra, lintas sektor dan para komunitas”. Apabila program KB kendor, maka ancaman terhadap meningkatnya stunting bahkan baby boom di Jawa Timur, bisa menjadi sebuah kenyataan.

Oleh karena itu, BKKBN telah mengambil kebijakan di masa pandemi menuju era adaptasi kebiasaan baru adalah melindungi keluarga dari Covid-19 dan melindungi keluarga dari Kehamilan yang tidak diinginkan. Pat

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…