Banjir di Kabupaten Ngawi Rendam 6 Desa di 2 Kecamatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ngawi Kanang Budi sulistyo saat meninjau banjir di Kecamataan Kwadungan. SP/ BJ
Bupati Ngawi Kanang Budi sulistyo saat meninjau banjir di Kecamataan Kwadungan. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebanyak enam desa di Kabupaten Ngawi yaitu 4 desa di Kecamatan Kwadungan dan 2 desa di Kecamatan Pangkur yang dilintasi sungai Bengawan Madiun terendam akibat hujan dengan intensitas tinggi yang akhirnya meluap. Banyak rumah warga, lahan pertanian serta akses jalan di beberapa wilayah di Kabupaten Ngawi bagian timur terendam air.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Teguh Puryadi mengungkapkan bahwa terjadinya luapan Bengawan Madiun juga disebabkan tingginya debit sungai Bengawan Solo di waktu yang sama.

“Penyebab dari meluapnya sungai bengawan Madiun karena bertepatan Bengawan Solo juga mengalami debit yang tinggi akibat hujan lebat di beberapa daerah sekitar Ngawi termasuk banjir di Magetan,”terangnya.

Ia juga mengimbau, kepada masyarakat Ngawi khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan sekitarnya agar senantiasa waspada apabila terjadi peningkatan debit air karena beberapa hari belakangan ini curah hujan di Kabupaten Ngawi dan sekitarnya cukup tinggi.

Sementara itu, Bupati Ngawi Budi Sulistyono karib disapa Kanang mengatakan, dinaikkannya jembatan di Desa Purwosari yang tidak disertai dengan ditinggikannya akses sekitar jembatan menjadi salah satu faktor penyebab tergenangnya jalan akibat meluapnya sungai Bengawan Madiun yang menutupi akses antar kecamatan tersebut.

“Paling tidak kita sudah mulai tanggap sekarang, ada beberapa daerah tertentu yang harus kita tinggikan jalannya, kalau jembatan sudah kita tinggikan, tapi jalan akses dari jembatan itu juga harus kita naikkan,” ujar Budi Sulistyono, Senin (15/12/2020).

Kanang menambahkan, karena dengan luasnya wilayah desa, maka akan memerlukan waktu, tenaga, biaya dan lain sebagainya. “Namun jalan kabupaten ini harus tetap dinaikkan minimal 1,5 meter dan Pemkab akan memprioritaskan,” tegas mbah Kanang.

Sebagai informasi dalam tragedi banjir ini yang mengalami dampak paling serius diantaranya dari Kecamatan Kwadungan yaitu Desa Dinden, Desa Purwosari, Desa Simo dan Desa Kendung. Sedangkan untuk Kecamatan Pangkur ada Desa Pleset dan Desa Waruk Tengah. Dsy12

 

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…