'Kecapekan Pak, Bobol Brangkas Sendirian 3 Jam'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka Arif Hermawan (bertato) saat diinterogasi polisi.
Tersangka Arif Hermawan (bertato) saat diinterogasi polisi.

i

 

Usai Bobol Brangkas, Maling Tertidur di Genteng

 

 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Apes dialami Arif Hermawan (27). Maling yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas itu harus mendekam di balik jeruji besi setelah ia ketiduran usai beraksi. Tak tahu apa yang membuatnya terlalu lelah, hingga ia tertidur di atas genteng.

Warga yang mengetahui pelaku ketiduran di atas genteng menjadi bahan tertawaan, bahkan videonya pun sempat direkam dan viral di dunia maya.

Saat itu warga mengabadikan seorang pemuda di atas genting, sedang mengucek matanya. Warga langsung menangkap dan menghakimi pemuda tersebut hingga babak belur.

 

Video berdurasi 1 menit 47 detik itu viral di medsos dan WaG di Banyuwangi, Minggu (20/12/2020). Video itu diunggah akun @ndorobeii pukul 10.00 WIB dan mendapat komentar 255 dan disukai 4.761.

Dalam caption video itu terdapat lokasi ada di Dusun Krajan Desa Pesanggaran Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tampak pria yang memakai topi berwarna merah dan baju hitam yang diduga pelaku pencurian.

Sambil mengucek matanya, pelaku pencurian itu tak menyadari jika sudah terekam kamera ponsel warga. Warga yang merekam aksi tersebut kaget saat menemukan pelaku pencurian atau maling yang ketiduran di atas genting konter. Pelaku yang kepergok pun tidak bisa berbuat banyak karena sudah dikepung warga.

Arif Hermawan adalah seorang buruh harian lepas warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Arif melakukan aksi di sebuah konter HP di Desa/Kecamatan Pesanggaran. Aksi pencurian itu terjadi Jumat (18/12/2020).

Aparat langsung mengamankan pelaku, setelah warga melaporkan aksi pencurian yang dilakukan Arif.

"Kita langsung amankan pelaku yang sudah ditangkap warga. Langsung kita lakukan penyidikan," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, Minggu (20/12).

Dari penuturan pelaku kepada polisi, ia telah membobol brankas selama 3 jam dan mengambil 20 handphone dan sejumlah uang tunai. Saat diinterogasi polisi, pelaku dengan penuh tato di tubuhnya ini mengaku nekat menjalankan aksinya lantaran sedang membutuhkan uang untuk keperluan sehari-harinya.

Tak puas menyikat uang tuani di dalam konter, pria ini juga membobol brankas yang ada di dalamnya. Akibatnya, dirinya kelelahan setelah membobol brankas itu.

"Kecapekan pak. Tadi pas buka brangkas capek. 3 jam," ujarnya singkat saat diperiksa petugas, Minggu (20/12/2020).

Arif mengaku membutuhkan waktu 3 jam lebih untuk membuka brankas di konter tersebut. Brankas tersebut berisikan puluhan hp. Barang tersebut kemudian diambil dan dirinya bergegas untuk keluar konter melalui atap genting.

"Nyesel saja kenapa kok ndak langsung pergi. Keburu pagi soalnya pas jebol brankas lama. Istirahat sebentar ternyata ketiduran pak. Kemudian ada warga yang tahu saya di atas genting belakang," tandasnya.

Dirinya mengaku baru pertama kali melakukan aksi itu. Itupun dilakukan karena sudah kepepet untuk memenuhi kebutuhannya

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian yang ancaman hukumannya hingga 7 tahun penjara. ha/by

Berita Terbaru

Tragis, Pemancing yang Hilang di Dam Wilangan Ponorogo Ditemukan Tewas

Tragis, Pemancing yang Hilang di Dam Wilangan Ponorogo Ditemukan Tewas

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Setelah melalui proses pencarian yang dramatis, Kuntarto (34), seorang pemancing yang dilaporkan hilang di DAM Wilangan, Desa W…

Komitmen Lindungi Anggota BPD, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 164 Juta di Ponorogo

Komitmen Lindungi Anggota BPD, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 164 Juta di Ponorogo

Minggu, 19 Jul 2026 20:59 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:59 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi…

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Secara kompak warga perumahan Mutiara Regency akan totalitas menghadapi langkah Bupati Sidoarjo Subandi yang kalah melawan…

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kasus dugaan objektifikasi seksual yang menyeret enam mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bermula dari l…

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Praktik parkir liar dan pungutan liar (pungli) yang disertai intimidasi masih menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan warga…

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – DPRD Jawa Timur menyatakan siap mengawal percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi hasil pembahasan Gubernur J…