YKPN Dukung Produk dari Program OPOP Jawa Timur Go Global Market

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
YKPN Jawa Timur dukung produk dari One Pesantren One Product (OPOP) untuk masuk ke global market. Senin (21/12/2020) . SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHM
YKPN Jawa Timur dukung produk dari One Pesantren One Product (OPOP) untuk masuk ke global market. Senin (21/12/2020) . SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHM

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Yayasan Kedaulatan Pangan Nusantara (YKPN) Jawa Timur mendukung penuh produk dari One Pesantren One Product (OPOP) untuk masuk ke global market. Dukungan itu dalam bentuk penyediaan akses dagang ke beberapa mitra YKPN Jawa Timur di luar negeri. Senin (21/12/2020).

Ketua YKPN Jawa Timur, Dr. Ir. Jamhadi, MBA, mengatakan, "Setidaknya ada 23 negara yang minat menerima produk OPOP Jawa Timur, dan 8 diantaranya sudah memberikan dukungan dan teken MoU, antara lain Singapore, Malaysia, Brunei Darussalam, Turkei, Belarus, Maroco, Madagaskar, dan New Zealand," paparnya.

Tak lupa, Jamhadi yang juga Ketua Aliansi Pendidikan Vokasional Seluruh Indonesia (APVOKASI) Jawa Timur ini juga mengucapkan selamat atas suksesnya pembukaan dan penyelenggaraan pameran produk OPOP Jawa Timur di hall Maspion Square Surabaya.

Peserta pameran produk OPOP Jawa Timur diantaranya ialah Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong (Kabupaten Probolinggo), Pondok Pesantren Pomosda (Nganjuk), Pondok Pesantren Mambaul Hisan (Blitar), Pondok Pesantren Fathul Ulum (Jombang), Pondok Pesantren Qomaruddin (Gresik), Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin (Tuban), Pondok Pesantren Assidiqiyah (Madiun), Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh (Malang), Pondok Pesantren Al Inayah (Pasuruan), Pondok Pesantren Ichyaus Sunnah (Jember).

Beberapa produk yang dipamerkan diantaranya olahan susu kedelai, tas batok kelapa, sorgum dan kue, kerajinan, olahan jamur, bunga hias, kopi kemasan, dan sebagainya. Pameran produk OPOP Jawa Timur ini dibuka oleh Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jatim, dengan dihadiri oleh Emil Elisianto Dardak Wakil Gubernur Jatim, Heru Tjahjono (Sekdaprov Jawa Timur), Pangdam V Brawijaya, Cik Lan (Sekretaris Maspion Grup) mewakili Alim Markus (CEO Maspion Group), M Ghofirin (Sekretaris Jatim), pengasuh pondok pesantren, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jawa Timur. Di dalam pembukaan, juga terdapat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Ketua OPOP Jawa Timur, Heru Tjahjono beserta sejumlah Pondok Pesantren.

Adapun mitra OPOP Jawa Timur di luar negeri yang difasilitasi YKPN Jawa Timur, antara lain Malaysia dan Turki, Brunei Darussalam, dan beberapa negara lainnya. Diantara yang MoU ialah ditandatangani oleh Haji Yahya Edwards (Endeavour Company, Brunei Darussalam), Assaff Haji Abdul Salam (Brunei Darussalam), Khairulddin Shaik Yusuf, Yuksel Kaya (CEO Machines Turki), Frankie Ridzal (Presiddnt CEO Indonesia, Chapter Malaysia), Hotman Wangi (President Indonesia Trade Association), Adj. Prof. Hashim Bin Saleh (President Kuala Lumpur International Chamber of Commerce-KLICC), Marco Raharitiana (KADIN Tavamatave Province Madagascar), Muhammad Haykal (Diaspora, Turki), Mr. Siraj Salman (Singapura), Adj Prof Dato Hasyim Bin Saleh (Malaysia), Benny Yan Pieter Siahaan (Dubes Madagascar). 

"Selanjutnya, kami dari Yayasan Kedaulatan Pangan Nusantara Jatim siap bekerjasama untuk improvements kuantitas dan kualitas ekspor yang berkelanjutan dalam memenuhi pasar global," lanjut Jamhadi, Chairman of the KLICC Councils for Indonesia.

Dr. Ir. Jamhadi, MBA., yakin, produk OPOP Jawa Timur bisa menopang nilai ekspor Jawa Timur. Dirinya menilai, ekspor Jawa Timur pada November 2020 ini mencatatkan kinerja yang cukup baik. Tercatat, nilai ekspor mencapai USD 1,62 miliar atau naik sebesar 2,07% dibandingkan Oktober 2020.

Di lain kesempatan, Khofifah Indar Parawansa berharap melalui OPOP Jawa Timur, Indonesia bisa menjadi negara eksportir halal food terbesar di dunia. Dalam mewujudkan hal tersebut, pada kegiatan OPOP Expo 2020 telah menandatangani kerjasama secara virtual dengan dua negara. Yakni dengan Malaysia yang dilakukan oleh ketua Kadin Malaysia, Hasyim Shaleh dan Diaspora di Turki, Muhammad Haikal, serta beberapa negara lainnya.

"Bagaimana kita membangun jejaring MoU secara virtual dengan Dispora di Turki dan Ketua KADIN Malaysia, Prof Hasim Asyari. Mereka MoU dengan Ponpes. Sering kita lakukan baik secara regional, nasional, maupun international. Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat pesantren berdaya maslahat sejahtera," terang Gubernur Jatim itu.

Totalnya, ada 350 pesantren yang telah bergabung dalam program OPOP Jawa Timur. Targetnya, pada tahun 2023 bisa 1000 pondok pesantren yang bergabung dengan OPOP Jawa Timur.

Sekretaris OPOP Jawa Timur, Mohammad Ghofirin mengatakan bahwa OPOP Jawa Timur bukan hanya dibuka untuk santri dan pesantren saja, tetapi juga untuk umum. Penandatanganan kerjasama dengan luar negeri akan membuka peluang untuk memasarkan produk OPOP di luar negeri.

"Komoditas yang diminati di Malaysia adalah kopi, fashion, dan handicraft. Di Turki kopi dan kerajinan sangat diminati. Ini membuka peluang untuk produk lainnya," ujar Ghofirin. mbi

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…