Habis Melahirkan, Bayi Dibunuh dan Dibuang di Kandang Ayam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi melakukan olah TKP di tempat ditemukannya jasad bayi perempuan di Ponorogo.
Polisi melakukan olah TKP di tempat ditemukannya jasad bayi perempuan di Ponorogo.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Penemuan jasad bayi perempuan di halaman belakang rumah warga di Desa Bajang, Mlarak Ponorogo pada Selasa (29/12) pagi menggemparkan warga sekitar. Saat ditemukan, jasad bayi tampak memiliki beberapa luka di bagian perut dan telinga sebelah kiri.

Berita penemuan jasad bayi itu langsung dilaporkan ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendy Septiadi menyebut bahwa identifikasi tengah dilakukan oleh Tim Inafis bersama Polsek Mlarak. Penemuan mayat bayi itu awalnya dilaporkan ke dokter dari puskesmas setempat yang langsung melakukan pengecekan.

"Dari situ ada luka yang bisa dilihat dari luar, sehingga dilaporkan kepada kami," jelas Hendy.

Dari hasil identifikasi awal dan keterangan saksi-saksi, Hendy menyebut bahwa ibu dari bayi itu berinisial YS (20), yang awalnya mengeluh sakit perut. Saat itu YS ditawari oleh neneknya obat sakit perut, tetapi ditolak.

Menurut Hendy, nenek dari YS pun ke pasar sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itulah YS melahirkan di kamar mandi sendirian.

"Dari hasil olah TKP sementara, bayi sempat keluar dan menangis. Kemudian diduga dipukul karena ada bekas luka di dada," terangnya.

Setelah itu, lanjut Hendy, bayi itu dibuang di belakang rumah, tepatnya ditumpukan kayu dan kandang ayam.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, YS (20) ibu bayi dan NH (27) kekasih YS dibawa ke mapolres.

"YS adalah ibu yang melahirkan kemudian memukul bayinya itu. Kalau NH adalah pacar dari YS," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendy Septiadi, Selasa (29/12/2020).

Hendy menyebut, YS dan NH diamankan sesaat setelah pihaknya melakukan identifikasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

"YS mengaku sendiri bahwa memang dia yang melahirkan bayi itu. YS menyebut bayi itu hasil hubungan gelap dengan pacarnya NH," jelasnya.

Hendy menambahkan, yang menemukan mayat bayi itu adalah nenek dari YS, yang sehari-hari tinggal bersama YS dan adiknya. Sang nenek itu tidak mengetahui jika YS hamil.

"Sehingga tidak ada yang curiga korban melahirkan. Sampai ada darah banyak di kamar mandi, neneknya masih mengira itu darah haid," tegasnya.

Sementara jasad bayi perempuan itu sudah diamankan di RSUD dr Harjono Ponorogo untuk dilakukan autopsi.

Jasad bayi berkelamin perempuan, panjang 51 cm dan berat 4 kilogram lengkap dengan ari-ari yang belum dipotong.

Berita Terbaru

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…

BFI Finance Dorong Literasi Pembiayaan dan Kendaraan Bekas di Surabaya

BFI Finance Dorong Literasi Pembiayaan dan Kendaraan Bekas di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 15:17 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Literasi masyarakat dalam memilih pembiayaan kendaraan dan membeli mobil bekas menjadi perhatian dalam kegiatan NGOPI (Ngobrol O…

Calo SIM Diduga Masih Bergentayangan di Satpas Polres Gresik, Rp 850 Ribu SIM A Langsung Jadi Tanpa Ujian

Calo SIM Diduga Masih Bergentayangan di Satpas Polres Gresik, Rp 850 Ribu SIM A Langsung Jadi Tanpa Ujian

Jumat, 28 Agu 2026 14:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Janji memberantas praktik percaloan dalam pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Satlantas Polres Gresik kembali d…

Dari Servis hingga Bantuan Darurat, Ini Kejutan Garasi.id di Usia ke-9

Dari Servis hingga Bantuan Darurat, Ini Kejutan Garasi.id di Usia ke-9

Jumat, 28 Agu 2026 14:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 14:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Memiliki mobil memang membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis. Namun, dibalik kemudahan tersebut, ada tanggung jawab yang…