Paparan Gelombang Kedua, 37 Napi di Blitar Positif Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana di depan Lapas Klas II B Blitar. SP/ DECOM
Suasana di depan Lapas Klas II B Blitar. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Klaster penularan Covid-19 kembali mewabah di Lapas Kls IIB Blitar yang kini ditemukan sebanyak 37 narapidana (napi) positif Covid-19. Kasus ini merupakan paparan gelombang kedua setelah sebelumnya ada 28 napi terinfeksi pada November lalu.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Keamanan Lapas Kelas IIB Blitar Bambang Setiawan mengatakan pada gelombang pertama, napi yang terinfeksi berasal dari sel blok C. Pada gelombang kedua ini, meluas menuju sel blok B.

"Yang November kemarin asalnya dari blok C yang didominasi napi manula. Dari total 28 napi yang terkonfirmasi positif Covid-19, ini 27 sudah sembuh. Tinggal satu yang masih positif dan masih berada di sel isolasi di blok B," kata Bambang, Minggu (3/1/2021).

Bambang kembali menambahkan bahwa paparan gelombang kedua Covid-19 sudah meluas ke blok B yang sejak awal dijadikan sel khusus isolasi bagi napi yang terinfeksi. Bambang mengakui, protokoler kesehatan terkait physical distancing tidak bisa diterapkan secara normal di dalam sel.

Sehingga, ketika ada seorang napi di blok B yang sebelumnya sehat kemudian bergejala, tim medis internal Lapas langsung mengambil tes swab kepada yang bersangkutan. Dan hasilnya positif.

"Tanggal 28 Desember kami tracing dan testing 9 napi, hasilnya ada 8 yang positif. Kemudian tanggal 30 Desember kami tracing dan testing 36 napi, yang positif 29. Jadi gelombang kedua ini total ada 37 napi yang positif Covid-19," ungkapnya.

Bambang menambahkan proses evakuasi pertama telah dilakukan pada 28 Desember lalu, dan Jumat (2/1/2021) dilakukan proses evakuasi kedua. Seperti kebijakan sejak awal, blok B disentralisir menjadi sel isolasi bagi napi yang terinfeksi virus ini.

"Ini sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Apalagi kapasitas Lapas Blitar yang overload dengan ruangan yang terbatas. Sekalinya kena, akan meluas juga. Makanya kami berupaya melakukan penanganan secara maksimal sesuai protokoler kesehatan yang telah ditetapkan," pungkasnya. Dsy9

 

Berita Terbaru

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Terserang virus gemini membuat sejumlah petani cabai rawit di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merugi lantaran…

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW di berbagai wilayah Kabupaten Magetan, berimbas pada meningkatkan permintaan pisang. Kondisi itu…

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mengurai kemacetan dan mengatasi genangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata aktivitas perdagangan di kawasan Jalan…

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga…

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memastikan pembuangan limbah Bahan Berbahaya Beracun…

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

SUMENEP, Surabayapagi.com – DPRD Kabupaten Sumenep akhirnya mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2…