Sudah 4 Kecamatan di Lamongan Dilanda Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengendara motor nekat menerobos jalan yang tengah dilanda banjir. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Pengendara motor nekat menerobos jalan yang tengah dilanda banjir. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sudah 4 Kecamatan di wilayah Kabupaten Lamongan saat ini dilanda banjir khususnya di wilayah Bengawan Jero karena intensitas hujan yang cukup tinggi dan juga karena sungai Bengawan Solo meluap. 

Akibat banjir yang hampir terjadi setiap musim hujan ini, jalan-jalan Desa dan ratusan hektar tambak dan rumah di empat wilayah di Kecamatan Turi, Kalitengah, Karangbinangun, dan Glagah terendam banjir, kerugian akibat banjir ini cukup besar, berbagai upaya pun kini dilakukan oleh Pemerintah untuk mengurangi debit air.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seperti disampaikan oleh Muslimin, Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Senin (4/1/2021) menyebutkan sebaran banjir di empat Kecamatan tersebut hampir merata.

Di Kecamatan Glagah lanjutnya banjir terjadi di dua Desa, yakni  Soko, dan Menganti. Di dua Desa tersebut rata-rata ketinggian air 10-20 cm. "Kita BPBD terus melakukan koordinasi untuk mengantisipasi agar banjir tidak meluas," ujarnya.

Selain Kecamatan Glagah kata Muslimin, banjir juga terjadi di Kecamatan Turi terjadi di Desa Putat Kumpul, Berasan, dan Kemlagi Gede. Banjir menggenangi jalan, rumah dan menenggelamkan tambak, ketinggian banjir di jalan dan rumah rata-rata 20-35 cm.

Sedangkan banjir yang terjadi di Kecamatan Kalitengah membanjiri 5 desa, diantaranya Desa Tiwet, Desa Jelak Catur, Desa Gambuhan, Desa Bojoasri, dan Desa Blajo. Di wilayah ini rata-rata ketinggian air mencapai 20-35 cm. Kecamatan Karangbinangun hanya dua Desa yang sementara kebanjiran yakni Desa Waruk, dan Karanganom. 

Untuk menanggulangi banjir tersebut, BPBD Lamongan telah berkoordinasi dengan Dinas Sumberdaya Air (SDA) Kabupaten Lamongan untuk menambah pompa air. Selain itu, mengaktifkan pompa di Desa Kuro, Kecamatan Karangbinangun, yang memiliki kapasitas 4 ribu liter/detik juga sudah dilakukan nya. 

"Ini upaya-upaya yang kita lakukan berkoordinasi dengan SDA Kabupaten Lamongan, untuk mengurangi debit air di wilayah yang menjadi kantong air untuk dikeluarkan ke Bengawan Solo," ucapnya.

Sementara untuk memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol, kata Muslimin, pihaknya juga telah mengirimkan material untuk perbaikan, seperti tiang bambu, karung, terpal dan material lainnya.

"BPBD sudah berupaya semaksimal mungkin dengan mengirim bahan banjiran ke beberapa titik," kata Muslimin.

Lebih lanjut Muslimin mengatakan, meski saat ini banjir di Lamongan telah menggenangi rumah, namun belum ada warga yang diungsikan."Tidak kita lakukan evakuasi ke tempat pengungsian, karena sudah menjadi kebiasaan orang Lamongan terjadi banjir seperti ini, jadi sudah terbiasa," pungkasnya. jir

Berita Terbaru

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak masyarakat sebagai pengguna jasa parkir, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…