Harga Kedelai Naik, Stok Distributor Kedelai Surabaya Masih Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Stok Distributor Kedelai Surabaya Masih Aman. SP/ Ria
Stok Distributor Kedelai Surabaya Masih Aman. SP/ Ria

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Naiknya harga kedelai pada awal tahun 2021 ini sangat menyusahkan para pengusaha tahu tempe.

Setelah sempat terjadi demo nasional menolak kenaikan harga kedelai selama 3 hari, masih belum ada kelanjutan mengenai kebijakan pemerintah untuk menurunkan harga kedelai.

Terpantau harga kedelai import di kota Surabaya rata-rata di harga Rp 9.200,- . Hal ini juga disampaikan oleh pemilik distributor kedelai Asia Toko di tenggilis, pihaknya mengaku menjual harga kedelai dengan harga tersebut pada saat ini.

Kenaikan harga kedelai sebenarnya sudah dimulai dari pertengahan bulan November 2020 kemarin, namun masih dalam kisarah harga Rp 8000-an. Kenaikan terus bertambah hingga di kisaran Rp 9.000-an pada penghujung tahun 2020 lalu dan terakhir Rp 9.200 saat ini.

Meski kenaikan harga kedelai terus saja terjadi, ini tidak membuat permintaan kedelai oleh para pengusaha tempe di Surabaya berkurang. Dua pemilik distributor kedelai di daerah Tenggilis, Asia Toko dan Kembar Makmur mengaku permintaan kedelai oleh para pengusaha tempe masih normal meskipun harga naik.

Dwi Septian, pemilik distributor kedelai Kembar Makmur, pihaknya mengaku pasokan kedelainya masih terus berjalan normal dan tidak ada kendala apapun meski harga kedelai naik. Dalam 2 minggu sekali pasokan kedelainya datang 7 ton, dan permintaan pelanggan rata-rata 50kg per harinya. Saat ini stok kedelai yang dimilikinya masih 1.2 ton.

"Untuk stok gudang masih aman. permintaan pembeli kedelai masih normal tidak ada pengurangan atau penambahan, jelas dwi saat ditemui Surabaya pagi, Rabu (06/01/2021) di gudang miliknya.

Setelah stok kedelai yang dimiliki Dwi masih 1.2 ton, lain halnya dengan Asia Toko yang masih menyimpan stok sebanyak 12 ton untuk dijual. Aris, pemilik Asia Toko mengaku dalam satu minggu ia bisa memesan 2 kali pengiriman yang masing-masing 9 ton dari Amerika.

Meskipun harga kedelai naik Aris masih berani memesan sebanyak itu karena permintaan pembeli yang masih sama. Selain itu ia sendiri juga memiliki usaha tempe yang dikerjakan 55 orang karyawannya. Dalam sehari ia biasa memproduksi 3 ton kedelai untuk tempe.

"Pengiriman kedelai saya sejauh ini masih lancar, satu minggu kirimnya dua kali 9 ton. Usaha tempe saya dibelakang juga masih produksi 3 ton per hari dan selalu habis. Malah kadang masih kurang-kurang lho padahal udah 3 ton," Ungkapnya, saat ditemui di pergudangan miliknya

Menurut Aris, stok kedelai yang melimpah saat ini adalah kedelai import merek Hiu dan Bola. Sedangkan kedelai merek Tanola, Superbean dan Pagoda kosong ditempatnya. Untuk harga juga relatif sama diantara beberapa merek tersebut.

Perkiraan stok kedelai akan terus aman meskipun harganya masih mahal, hal ini karena pengiriman masih terus berjalan. Bahkan menurut juragan tempat ia memesan pasokan kedelainya pengiriman akan datang lagi dari Amerika pada pertengahan Februari besok.

"Kata juragan, Kapal yang bawa kedelai dari Amerika akan datang pertengahan Februari besok. Jadi saya rasa tidak perlu khawatir masalah stok, " tambah istri Aris yang tak mau disebutkan namanya. Ria

Berita Terbaru

Petisi Online hingga Senin (8/6/2026) pukul 19.00 WIB, Jumlah Tanda Tangan Terverifikasi telah Capai 27.247

Petisi Online hingga Senin (8/6/2026) pukul 19.00 WIB, Jumlah Tanda Tangan Terverifikasi telah Capai 27.247

Selasa, 09 Jun 2026 05:30 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) membuat seruan petisi untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM - Tim Anggaran Pemerintah Provinsi dan Banggar DPRD Jawa Timur optimis mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Hasil…

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perlindungan hak anak pascaperceraian melalui mekanisme penandaan data kependudukan bagi…

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya m…

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…