RS PHC Surabaya Unggulkan Layanan Kelainan Jantung Bawaan Pada Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Pemeriksaan pasien jantung di RS PHC Surabaya. SP/Dokumen RS PHC Surabaya
Caption: Pemeriksaan pasien jantung di RS PHC Surabaya. SP/Dokumen RS PHC Surabaya

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Salah satu layanan medis yang menjadi layanan unggulan di rumah sakit Primasatya Husada Citra (PHC) Surabaya adalah layanan jantung khususnya kelainan jantung bawaan pada anak.

Hal ini disampaikan Vice President (VP) PR PT. Primasatya Husada Citra (PHC) Prita Pinastiningtyas, Kamis (07/01/2020).

"Layanan unggulan kita ada center untuk jantung dan bedah syaraf mas," kata Prita Pinastiningtyas

Sejak bulan oktober 2014, Rumah Sakit PHC Surabaya sudah dapat menangani kelainan jantung bawaan pada anak.  

Kelainan penutupan bocor jantung pada anak ditangani dengan cara tanpa operasi oleh dr. I Ketut Alit Utamayasa, Sp.A(K) sebagai dokter spesialis jantung anak yang sudah kompeten.

 Teknik yang digunakan berupa kateterisasi jantung, dengan menggunakan alat yang disebut Amplatzer.

"Hampir semua bocor jantung dengan syarat-syarat tertentu bisa dikerjakan di Rumah Sakit PHC Surabaya," akunya 

Selain layanan Jantung, layanan lainnya yang saat ini sering digunakan oleh masyarakat adalah layanan PCR untuk mendeteksi virus covid-19. 

"Dan waktu pandemi ini yg berkontribusi layanan PCR kami," tambahnya

Sebagai informasi RS PHC menjadi salah satu dari 15 rumah sakit di Kota Surabaya yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai rujukan dalam penanganan virus corona jenis baru atau COVID-19.

Peraturan ini tertulis tentang Penetapan Rumah Sakit Umum Daerah yang Sepenuhnya Menyelenggarakan Pelayanan Penanggulangan Penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Sebagai salah satu rumah sakit yang ditunjuk lanjut Prita, RS PHC berupaya memberikan layanan yang semaksimal mungkin kepada masyarakat terkhususnya para penderita covid-19.

 "Jadi kita sudah all out dari awal pandemi," pungkasnya.sem

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…