SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hujan deras yang melanda Lamongan selama 4 jam membuat sungai tidak bisa menahan debit air sehingga tanggul di Desa Karangwedoro, Lamongan jebol dan mengakibatkan ratusan hektar tambak terendam banjir, Minggu (10/1/2021).
Menurut Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin menjelaskan, tanggul tersebut tidak sanggup menahan debit air Kali Galang sehingga air meluap dan mengakibatkan tingginya intensitas hujan. Ratusan hektar tambak yang terendam banjir tersebut milik warga Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi.
"Tanggul sepanjang 6 meter di Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi jebol," jelasnya.
Muslim kembali menambhakan, bahwa tanggul dengan lebar sekitar 3 meter di Desa Karangwedoro, jebol sepanjang lebih kurang 6 meter dengan kedalaman 2 meter. Akibat jebolnya tanggul tersebut, ratusan hektar tambak terendam banjir dan ratusan rumah warga juga terancam.
"Ada ratusan hektar lahan pertanian berupa tambak yang terendam akibat jebolnya tanggul ini," ujarnya.
Warga yang tambaknya terendam banjir pun terpaksa harus memasang jaring agar ikan budidaya mereka tidak hanyut terbawa banjir. Warga juga diimbau tetap waspada mengingat curah hujan tinggi di wilayah Lamongan masih akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan.
"Kami imbau warga untuk tetap waspada, karena hujan masih akan terjadi beberapa hari ke depan," imbau Muslimin.
Sebelumnya sudah ada 38 desa di 6 kecamatan di Lamongan yang terendam banjir akibat luapan anak sungai dan sungai Bengawan Solo. Di 38 desa ini, banjir juga merendam lebih dari 3 ribu rumah. Dsy8
Editor : Redaksi